Jaringan Pipa Air Bersih Jadi Temuan BPK, Ini Penjelasan Karmolis

280
PDAM Tirta Alami Kepahiang
Logo PDAM Tirta Alami Kepahiang

PROGRESKEPAHIANG.com – Pjs Direktur PDAM Tirta Alami Kepahiang Karmolis menegaskan, adanya penyebutan temuan BPK terhadap aset berupa jaringan pipa air bersih senilai Rp 7 Miliar bukan pada BUMD yang dipimpinnya. Menurutnya, jaringan air bersih yang berlokasi di Desa Bayung-Desa Cirebon Baru dan Desa Bayung-Tebat
Monok masih menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepahiang. Pasalnya, jaringan pipa itu belum ada serah terima dari Dinas PU ke PDAM Tirta Alami.

“Tidak benar kalau temuan aset yang disebut belum jelas itu ada pada PDAM, itu belum diserahterimakan Pemkab Kepahiang ke PDAM, jadi pembangunan jaringan itu masih tanggung jawab Pemkab Kepahiang dalam hal ini Dinas PU,” tegas Karmolis.

Berdasarkan informasi yang ia peroleh, lanjut Karmolis, masa pemeliharaan jaringan air bersih itu baru berakhir pada akhir Mei 2017.

“Mungkin karena masa pemeliharaannya baru selesai Mei lalu, makanya belum ada serah terima,” imbuh Karmolis.

Direktur PDAM Tirta Alami Karmolis
Karmolis, ST | Foto: Istimewa/PROGRES KEPAHIANG

Menurut Karmolis, jika memang aset itu dinilai belum jelas dan menjadi temuan, maka harus dituntaskan, namun bukan dengan saling menyalahkan.

“Saya tak mau menyalahkan siapa pun, yang jelas itu sudah ada prosedurnya. Untuk keperluan masyarakat atau pelanggan, memang bisa dimanfaatkan dan diserahterimakan sementara, namun belum secara resmi dilakukan dengan ikut menyerahkan administrasi serah terimanya, hanya untuk kepentingan warga,” tandasnya.(pid)



Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
BAGIKAN

LEAVE A REPLY