Polisi Akan Tutup Kasus Penemuan Jenazah di Aliran Air Sempiang Jika…

459
evakuasi mayat dari sungai
Mayat warga Kelurahan Pensiunan yang ditemukan mengapung di Sungai Sempiang Desa Kutorejo saat dievakuasi ke ambulans | Foto: Dok. PROGRES KEPAHIANG

PROGRESKEPAHIANG.com – Berdasarkan visum dari RSUD Kepahiang, jenazah Rendang (28 Tahun), warga Kelurahan Pensiunan Kecamatan Kepahiang diduga meninggal dunia akibat hanyut di aliran Sungai Air Sempiang.

Visum juga menunjukkan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah. Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak melalui Kasat Reskrim AKP Khoiril Akbar menegaskan saat ini kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menerangkan bahwa korban memang memiliki riwayat penyakit epilepsi. Mungkin pada saat mancing sakitnya kambuh sehingga korban hanyut ke dalam sungai,” ungkap Khoiril.

Evakuasi mayat
Petugas Polres Kepahiang dibantu warga saat melakukan evakuasi jenazah | Foto: Dok. Polres Kepahiang

Ia berujar bahwa Satreskrim Polres juga telah memeriksa sejumlah saksi dan meminta surat visum dari dokter RSUD. Polres pun akan menutup kasus penemuan mayat ini jika keluarga telah menandatangani surat pernyataan menolak autopsi.

“Memang diduga kecelakaan murni. Namun kami masih akan tetap selidiki, kecuali keluarga korban nanti menandatangani surat tak bersedia dilakukan autopsi terhadap tubuh jenazah,” jelasnya.

Namun, Khoiril mengatakan juga, jika pada kemudian waktu ditemukan bukti-bukti kuat adanya tindak kekerasan, Satreskrim akan melakukan penyelidikan kembali.

“Jika seandainya suatu waktu ditemukan bukti kalau ada unsur kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal, maka kasus ini bisa dibuka lagi,” demikian Khoiril.(koe)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
3
BAGIKAN

LEAVE A REPLY