Wabup Netty Usul Tiap Desa Ada 2 Orang Kader Bela Negara

Februari 15, 2018
Hukum 0   71 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Wakil Bupati Kepahiang Netty Herawati mengusulkan agar di setiap desa di Kabupaten Kepahiang ada dua orang kader Bela Negara.

Kader Bela Negara ini akan bertugas memberikan informasi perkembangan tentang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, ketahanan dan keamanan (Ipoleksosbudhankam).

“Bela negara ini penting, sesuai dengan amanat UUD 45 Pasal 27 setiap warga negara wajib membela dan mempertahankan NKRI, jadi kedepannya kita berharap bela negara ini ada di setiap desa. Jadi untuk 117 desa dan kelurahan di Kepahiang itu ada minimal dua orang,” sampai Netty pada acara rapat koordinasi (Rakor) Bela Negara di Kantor Kesbangpol, Kamis (15/02/2018).

Namun, lanjut Netty, untuk merealisasikan pembentukan kader Bela Negara di 117 desa dan kelurahan itu terganjal anggaran untuk menyediakan sarana dan prasarana.

“Kalau ini terbentuk tentunya pemerintah daerah akan sangat terbantu karena segala informasi yang ada di pedesaan akan cepat diketahui oleh pemerintah daerah. Hasil koordinasi ini nantinya akan kita ajukan ke Kemenhan (Kementerian Pertahanan). Namun saat ini kita memang memiliki kendala terkait sarana dan prasarana yang masih belum memadai,” kata Netty

Di Kabupaten Rejang Lebong, lanjutnya, saat ini telah ada sekitar 600 orang kader Bela Negara. Setidaknya, Kepahiang dapat merealisasikan hal serupa.

Kader Bela negara

Seorang jurnalis media cetak mewawancarai Pembina Kader Bela Negara, Ruslan | Foto: Koko/PROGRES.ID

“Rejang Lebong sudah punya 600 kader Bela Negara. Mudah-mudahan pengajuan kita dapat disetujui oleh Kemenhan,” tandasnya.

Sementara itu, pembina dan angkatan pertama Bela Negara, Ruslan mengatakan, bela negara bersifat memberikan informasi kepada pemerintah daerah terkait Ipoleksosbud da hankam.

“Bela negara bukan dalam arti sempit bertempur angkat senjata di medan perang, tapi lebih luas, misalnya menginformasikan adanya kerusuhan atau yang sifatnya dapat menimbulkan konflik di masyarakat. Kita akan memberikan informasi sedetail mungkin secara fisik pun kita juga turun ke desa-desa. Intinya kita menghimpun data terkait Ipoleksosbudhankam,” beber Ruslan.(koe)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.