Warga Pagar Agung Tanya Kelanjutan Proyek Bronjong Penangkal Banjir

Maret 5, 2018
Featured Lingkungan 0   65 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Warga Desa Pagar Agung Kecamatan Bermani Ilir mempertanyakan kelanjutan proyek pembangunan bronjong air atau tembok sungai untuk mengantisipasi banjir di desa tersebut.

Menurut warga, proyek pertama pembangunan bronjong itu dituntaskan pada akhir tahun 2017 dan hingga saat ini belum dilanjutkan.

“Titik nol berdasarkan pengukuran pertama adalah jembatan. Namun tidaklah sampai hingga saat ini. Informasi dari salah satu anggota pemborong proyek tersebut, proyek ini akan dilanjutkan awal tahun 2018. Tapi hingga saat ni belum juga ada kabar & beritanya. Kapankah pekerjaan ini akan diselesaikan…???,” tulis warganet dengan nama akun Facebook Noshy Naira (Nofit) yang juga warga Pagar Agung kepada Progres Kepahiang.

Proyek bronjong itu masih kurang sekitar 50 Meter lagi jika titik nolnya adalah jembatan desa tersebut.

“Kami selaku masyarakat kecil hanya ingin bukti, bukan sekedar omongan saja. Jika titik nolnya jembatan, maka sampaikanlah ke titik tersebut. Menurut prediksi saya untuk mencapai titik nolnya, kurang lebih 50 Meter lagi,” lanjutnya.

Warga Pagar Agung, lanjutnya, menginginkan proyek itu dituntaskan seperti proyek yang sama di Desa Cinto Mandi dan Kelurahan Keban Agung.

“Dimohon kepada petugas yang berwenang tolong telusuri masalah beronjong air di desa kami. Karena dua desa lainnya hasilnya cukup memuaskan, seperti Desa Cinto Mandi & Keban Agung Dalam,” pungkasnya.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.