Nomor Urut 6 & 7 Tak Bersedia, KPU Usulkan Nomor 8 Jadi Pengganti Windra

329
Komisioner kpu
Windra Purnawan berfoto bersama empat komisioner KPU dan ASN Sekretariat KPU Kepahiang usai pleno terakhir yang diikuti Windra pada Senin (23/1/2017) | Foto: Mukhtar A/Dok. KPU Kepahiang

PROGRESKEPAHIANG.com – KPU Kabupaten Kepahiang mengusulkan Medi Putra sebagai calon Pengganti Antarwaktu (PAW) Windra Purnawan yang mengundurkan diri dari Komisioner KPU Kepahiang beberapa waktu lalu.

Medi yang menempati nomor urut 8 dalam penjaringan panitia seleksi (Pansel) Komisioner KPU Kepahiang tahun 2013 lalu itu telah menyatakan kesediaannya.

“Kami sudah melakukan konfirmasi secara berjenjang, mulai dari nomor urut 6, 7 dan 8,” ungkap Ketua KPU Kepahiang, Ujang Irmansyah kepada Progres Kepahiang, Senin (13/2/2017).

Ia mengatakan, nomor urut 6 yakni Meyce Dwi Waryuni saat dikonfirmasi telah menyatakan tak bersedia.

“Yang berada pada nomor urut 6 saat penjaringan Pansel dulu adalah Meyce. Saat kami konfirmasi, yang bersangkutan menyatakan tak bersedia lagi karena sudah menetap di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta,” jelas Ujang.

Selanjutnya, nomor urut 7 yakni Ujang Supardi yang merupakan mantan Komisioner KPU juga mengaku tak bersedia karena sedang aktif berpartai.

ujang irmansyah sp
Ujang Irmansyah, SP

“Nomor urut 7 tak bersedia karena sedang aktif di partai politik. Kemudian, saat kami melakukan konfirmasi nomor urut 8, yang bersangkutan menyatakan kesediaannya,” jelasnya.

Ujang menjelaskan juga, Meyce dan Ujang Supardi telah dimintai membuat surat pernyataan terkait ketidaksediaan mereka. KPU Kepahiang pun telah membuat berita acara tentang hal ini.

Baca:

“Kami sudah buat berita acara dan hasil ini kami serahkan ke KPU Provinsi Bengkulu untuk ditindaklanjuti. Setelah ini, semua menjadi wewenang KPU Provinsi, kami hanya memfasilitasi saja untuk konfirmasi berjenjang,” pungkasnya.(pid)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY