Benarkah Letkol Santoso Resmi Bergelar Pahlawan?

September 16, 2017
Featured Seni & Budaya 0   365 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Masyarakat Kabupaten Kepahiang sudah sangat familiar dengan nama Letnan Kolonel (Letkol) Santoso. Di Kepahiang, nama Kolonel Santoso  diabadikan menjadi nama jalan hingga nama taman kota.

Namun, benarkah Letkol Santoso sudah resmi bergelar pahlawan dengan Surat Keputusan (SK) resmi dari pemerintah daerah?

Kepala Seksi Cagar Budaya Bidang Kebudayaan Dinas Dikbud Kepahiang, Firmansyah menjelaskan belum ditemukan SK yang menyatakan Kolonel Santoso adalah pahlawan.

“Belum ditemukan bukti berupa legalitas yang menyatakan bahwa Letnan Kolonel Santoso itu adalah pahlawan nasional. Tidak ada SK dari kepala daera yan menyatakan Letkol Santoso berstatus pahlawan. Maka dari itu kami akan telusuri ini untuk memastikannya,” ungkap Firmansyah yang juga akrab dengan nama panggung Emong Soewandi.

Dinas Dikbud, lanjutnya, khawatir gelar pahlawan yang disandang Letkol Santoso hanya datang dari masyarakat, tanpa ada legalitas yang jelas.

“Tak hanya SK, foto juga tidak ada. Jadi, memang informasi mengenai Letkol Santoso ini sangat minim. Kami mendua, gelar pahlawan hanya pemberian masyarakat saja, tanpa ada kejelasan secara administrasi,” jelas Firmansyah.

Selain itu, Emong menjelaskan Dinas Dikbud juga berencana menelusuri sejarah perjuangan Letkol Santoso.

“Kami juga akan cari tahu, apakah benar Letkol Santoso berperang melawan Jepang tahun 1945. Saat itu Letkol Santoso disebut sebagai Komandan Karasidenan Bengkulu. Beliau dikabarkan gugur saat perang melawan tentara Jepang. Beliau wafat tepatnya 13 November 1945,” terangnya.

Letkol Santoso, sambung Emong, adalah pria Suku Jawa yang lahir di Kepahiang. Untuk memastikan lebih jauh, Dinas Dikbud berencana akan mengambil sejumlah langkah.

“Kami sudah menemui bupati, dan bupati meminta kami menelusuri ini. Jangan sampai ini cuma anggapan masyarakat saja. Kami juga rencananya akan berkoordinasi ke Rejang Lebong, karena bisa jadi pernah ada penerbitan SK di Pemkab RL saat Kepahiang masih bagian dari Rejang Lebong,” demikian Emong.(pid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.