Maknai Sumpah Pemuda, KNPI, GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah Ajak Pemuda Jaga Keutuhan NKRI

234
Ketua KNPI Windra Purnawan
Windra Purnawan, SP

PROGRESKEPAHIANG.com – Ditengah gencarnya arus modernisasi dan digitalisasi yang membuka akses informasi seluas-luasnya bagi masyarakat saat ini, tentunya diperlukan satu kata sepakat di kalangan pemuda layaknya saat tonggak sejarah kebangkitan pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928.

Induk organisasi pemuda seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepahiang mengharapkan agar saat ini pemuda dapat lebih kreatif dan inovatif di tengah gencarnya arus globalisasi dengan tidak mengeyampingkan semangat menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

“Saat ini pemuda hendaknya dapat lebih kreatif dan inovatif. Gencarnya arus transformasi informasi digital tentunya membuka pintu informasi yang kadang perlu di filter terlebih dahulu. Oleh karenanya kemajuan zaman saat ini, tentunya menuntut agar pemuda dapat lebih kreatif. Namun seiring dengan hal tersebut pemuda juga hendaknya dapat selalu menjaga semangat 28 oktober 1928 dengan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan  keutuhan serta kedaulatan NKRI,” sampai ketua KNPI Kabupaten Kepahiang Windra Purnawan, Jumat (27/10/2017).

Supran Ansor
Supran Effendi | Foto: Dok Pribadi Supran/PROGRES KEPAHIANG

Hal senada disampaikan Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP  Ansor) Kabupaten Kepahiang, Supran Efendi. Ia menyebut pemuda saat itu (1928) mampu menyatukan perbedaan dengan semangkat mereka.

“Kita patut bangga sebagai pemuda saat 28 Oktober 1928 silam. Di mana pemuda berhasil menyatukan seluruh perbedaan yang ada kala itu. Saat ini juga peran pemuda tak kalah penting, yakni menyatukan seluruh elemen bangsa ditengah isu-isu yang mengarah ke arah radikalisme, sukuisme dan sebagainya  yang berujung pada perpecahan. Saat ini pemuda harus mampu mempertahankan keutuhan NKRI yang merupakan harga mati dan tak bisa diubah kembali,” tegas Supran.

Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kepahiang Tedy Haryanto juga berharap agar pemuda dapat lebih meningkatkan kualitas diri di tengah gelombang digitalisasi.

“Pemuda jangan ketinggalan dalam hal apapun. Perkuat akidah, seiring dengan kemajuan teknologi saat ini. Pemuda harus mampu bersaing untuk mewujudkan pembangunan di daerah serta tak mudah terjerumus dengan penyalahgunaan narkoba. Dengan kemajuan zaman saat ini juga pemuda diharapkan mampu menyaring semua informasi yang diperoleh dari berbagai media terutama media sosial,” ujar Tedy Haryanto.(koe)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
BAGIKAN

LEAVE A REPLY