Melihat Tradisi Menyambut Tahun Baru Islam di Desa Bogor Baru

118
sedekah bumi
Kemeriahan sedekah bumi di Desa Bogor Baru | Foto: Ist/PROGRES.ID

PROGRESKEPAHIANG.com – Setiap wilayah di Indonesia memiliki tradisi tersendiri dalam menyambut tahun baru Islam atau tahun baru Hijriyah. Kota Bengkulu misalnya, memiliki tradisi tabot yang diselenggarakan setiap tahun baru Islam.

Di Kepahiang pun demikian. Pemkab Kepahiang menggandeng sejumlah instansi, ormas Islam dan pesantren untuk menyelenggarakan pawai ta’aruf.

Lain halnya di Desa Bogor Baru, Kecamatan Kepahiang. Desa ini memiliki keunikan tersendiri dalam menyambut tanggal 1 Muharam. Ada tradisi sedekah bumi yang selalu disambut antusias oleh warga.

Pada Kamis (21/9/2017), tepat tanggal 1 Muharam 1439 Hijriyah, ratusan warga Desa Bogor Baru berkumpul di perempatan jalan di desa ini. Acara dimulai pamitan kepada orang yang dituakan di desa ini atau pamitan kepada raja. Setelah itu, dilanjutkan dengan doa bersama. Setelah semua prosesi itu dilakukan, dilanjutkan dengan acara membagikan sedekah yang biasanya berisi makanan hasil bumi.

“Ini sudah menjadi tradisi di desa kami. Sedekah bumi ini digelar setiap tahun baru Islam,” ungkap Kades Bogor Baru, Adi Kustian.

Seluruh warga Desa Bogor Baru, imbuh Adi, diundang untuk menghadiri acara ini.  “Desa kami memiliki 475 KK, semua kami undang untuk menyemarakkan acara ini,” terangnya.

Menurut Adi, sedekah bumi dilakukan sebagai ungkapan syukur telah melalui satu tahun perjalanan hidup.

“Tradisi ini adalah wujud rasa syukur warga kepada Sang Khalik. Harapannya dengan bersyukur dan bersedekah maka Yang Maha Kuasa akan menambah nikmat, seperti hasil panen yang berlimpah,” tandas Adi.(pid)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
BAGIKAN

LEAVE A REPLY