Pembangunan Drainase & Trotoar Dituding Penyebab Banjir Jalan & Jembatan Konak

367
Banjir Jembatan Konak
Kerusakan trotoar ini menyebabkan drainase tersumbat hingga air meluber hingga ke badan jalan dan ke lantai Jembatan Konak | Foto: Romi Sulasta/PROGRES KEPAHIANG

PROGRESKEPAHIANG.com – Rusaknya drainase dan trotoar yang belum lama tuntas dibangun di Desa Permu Bawah dinilai sebagai penyebab terjadinya banjir di badan jalan hingga lantai Jembatan Konak.

Banjir ini terjadi setelah hujan deras yang mengguyur sekira 1 jam pada Senin (27/2/2017). Warga meminta Pemerintah Provinsi Bengkulu atau Pemkab Kepahiang untuk hadir memberikan solusi banjir ini.

“Setiap kali hujan deras, sudah pasti banjir lagi. Kalau seperti ini, jalan bisa cepat rusak, bahkan jembatannya bisa rusak dan ambruk. Kami minta pemerintah memberikan solusi secepatnya,” kata seorang pengguna jalan, Tomi.

Ia mengatakan, banjir itu terjadi sejak adanya pembangunan trotoar dan drainase yang dinilai tak sesuai perencanaan.

“Sebelum ada trotoar baru ini tidak seperti ini, malah pas ada bangunan baru itu, yang kini sudah ambruk malah banjir terus jalan ini kalau hujan deras,” imbuhnya.

Banjir
Banjir merendam lantai Jembatan Konak | Foto: Kiriman Romi Sulasta

Sementara itu, Kepala Desa Permu Bawah Armansyah mengatakan akan berkoordinasi dengan Pemkab Kepahiang terkait banjir ini.

“Memang tiap kali hujan deras, pasti tergenang. Beberapa waktu terakhir tidak sampai separah ini. Ini kemungkinan ada kerusakan pada drainase sehingga airnya meluber ke jalan hingga ke jembatan Konak,” terang Armansyah.

Armansyah mengaku tak menyalahkan siapapun terkait banjir ini. Namun ia berharap pemerintah bisa memberikan solusi terbaik.

“Saya tak mau menyalahkan siapa pun dalam hal ini, hanya saja saya meminta pemerintah, apakah itu pemerintah kabupaten atau provinsi. Yang jelas harus ada solusi terbaik,” tandasnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
BAGIKAN

LEAVE A REPLY