Produksi Lada Anjlok, Harga Kian Tergerus

203
lada
Lada hitam | Foto: Arbamedia.com

PROGRESKEPAHIANG.com – Produksi lada di Kabupaten Kepahiang tahun 2017 ini anjlok. Bahkan, harga lada kian tergerus. Saat ini, harga lada di tingkat pengumpul hanya berkisar Rp 40.000 hingga yang tertinggi Rp 43.000 Per Kilogram.

“Ini harga terendah sejak beberapa tahun terakhir, karena dua tahun lalu harga lada sampai Rp 125.000 Per kilo. Selain itu, produksinya memang kurang, kemungkinan turun 50 Persen dibanding tahun lalu,” ungkap petani lada di Kecamatan Bermani Ilir, Sugianto.

Hal serupa, Kepala Desa Benuang Galing Kecamatan Seberang Musi, Aliansono menuturkan, turunnya produksi lada di desanya diperkirakan karena sejumlah faktor.

“Kemungkinan faktor cuaca yang kurang mendukung perkembangan produksi lada petani di desa ini (Benuang Galing). Tapi petani di desa kami berharap ada kenaikan produksi dan harga lada musim tahun mendatang,” terangnya.

Ia mengatakan, tidak ada perubahan pola perawatan lada dari tahun ke tahun, sehingga dapat disimpulkan penurunan produksi lada karena faktor cuaca.

“Tidak ada yang berubah pada pola perawatan, semua dilakukan petani seperti itulah, baik cara memupuk dan perawatan lainnya,” tandasnya.(pid)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
BAGIKAN

LEAVE A REPLY