Seperti Ini Wajah Kartu Pos yang Terpaksa Batal Kirim Oleh Kantor Pos Kepahiang Tahun 1943

395
kartu pos
Wajah kartu pos yang dikirim warga Kabawetan untuk ayahnya di Bandung tahun 1943 | Sumber: zwp-lbstudie.nl

PROGRESKEPAHIANG.com – Kantor Pos Kepahiang ternyata sudah beroperasi sejak sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Sebuah situs web Belanda zwp-lbstudie.nl, menyebutkan bahwa Kantor Pos Kepahiang dibuka pada 1 Oktober 1908 oleh Pemerintah Hindia Belanda.

Namun, kantor pos Kepahiang harus diturunkan statusnya menjadi sub-post-office (cabang pembantu) pada 1 November 1931. Sementara, kantor pos cabang pindah ke Curup, Rejang Lebong.

Masyarakat di Kepahiang dan sekitarnya pun sudah cukup familiar memanfaatkan jasa kantor pos Kepahiang untuk mengirim surat atau kartu pos.

Pada tahun 1943 atau menjelang perang dunia II, kantor pos Kepahiang terpaksa membatalkan pengiriman sejumlah kartu pos dengan tujuan Pulau Jawa. Salah satu kartu pos yang dibatalkan pengirimannya adalah kartu pos yang dikirim warga Kabawaten Muhammad Razali Amin untuk ayahnya Dt Soeki di Gang Djaksa No. 24 Bandoeng, Jawa Barat.

Kartu pos yang dikirim pada 19 Oktober 1943 itu berisi tentang permintaan anak untuk bisa dicarikan pekerjaan di salah satu perusahaan di Bandung. Ia juga menceritakan bahwa tentang kondisi adik-adiknya.

kartu pos dan prangko
Kartu pos dan prangko yang dicetak sebelum dan setelah Proklamasi Kemerdekaan RI | Sumber : zwp-lbstudie.nl

Selain itu, situs zwp-lbstudie.nl juga mendokumentasikan kartu pos lainnya yang terpaksa dibatalkan pengirimannya oleh kantor pos Kepahiang, yakni kartu pos yang ditujukan ke Pasar Pabean Soerabaja, Djawa. Kartu pos itu dikirim pada 12 November 1943.

Disebutkan, Jepang telah membatalkan sekira 220 kartu pos dari Kepahiang pada tahun itu menjelang perang dunia II.(pid)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
BAGIKAN

LEAVE A REPLY