Agar Pelajar Berbudi & Kenal Pancasila, Bripka Singgih Didik Pelajar Tanpa Pamrih

236
Singgih
Bripka Singgih berfoto bersama pelajar di SMKN 1 Bermani Ilir | Foto: Dok. Bripka Singgih

PROGRESKEPAHIANG.com – Kurangnya tenaga pendidik di SMK Negeri 1 Bermani Ilir serta keinginannya memperbaiki mental remaja yang cenderung terjerumus pada pergaulan negatif, membuat Bripka Singgih Wirastho terpanggil ikut mendidik pelajar di Kecamatan Bermani Ilir.

Singgih mengaku pergaulan siswa-siswi remaja saat ini cukup memprihatinkan. Pasalnya, ia banyak menjumpai remaja yang menyalahgunakan lem mereka Aibon dan obat batuk yang menandung Dextromethorpan merek Komix.

“Saya miris melihat anak-anak saat ini sering ngelem dan ngomix, guru dan orang tua mereka seperti kewalahan menadapi kondisi ini. Makanya saya tergerak membantu mengajar para siswa ini,” ungkap Singgih kepada Progres Kepahiang, Senin (25/9/2017).

Menurut Kepala Unit Intelkam di Polsek Bermani Ilir ini, sejumlah sekolah di Bermani Ilir memang kekurangan tenaga pengajar.

“Agar apa yang saya lakukan tak menyalahi aturan sebagai anggota Kepolisian, maka pihak sekolah pun melakukan MoU dengan Polsek BI dan Polres Kepahiang,” terangnya.

Ia mengajar mata pelajaran Bimbingan Konseling/BP di SMKN 1 BI. Singgih pun mengaku enggan menerima honor yang diberikan sekolah. “Saya mengajar BK di sana. Tapi saya sisipkan juga dengan pengenalan nasionalisme. Karena remaja saat ini terkadang ada yang tak hapal Pancasila, berbeda dengan generasi dahulu,” sampainya.

“Saya dikasih honor pihak sekolah, tapi saya katakan, untuk sekolah saja, karena sekolah punya banyak keperluan,” terangnya.

Bripka Singgih
Bripka Singgih bersama para pelajar | Foto: Dok. Bripka Singgih

Harap Pemerintah Buat Perda Penyalahgunaan Lem dan Obat Batuk

Pada bagian lain, Singgih berarap Pemkab Kepahianh termasuk DPRD dapat membentuk Peraturan Daerah (Perda) larangan bagi anak dibawah umur membeli obat batuk yang menandung Dextromethorpan dalam jumlah lebih dari satu.

“Tak ada salahnya pemerintah membentuk Perda larangan membeli obat batuk Komix, karena banyak disalahgunakan, begitu juga dengan lem Aibon. Saya sering melihat lansung apa yang terjadi dengan mereka (remaja) ini, dan kondisi mereka memprihatinkan,” tandasnya.(pid/koe)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2
BAGIKAN

LEAVE A REPLY