Bebek Kepahiang di Kawasan Tanah Abang Jakarta Sedang Populer Bagi Pecinta Kuliner

1430
Bebek kepahiang babase
Bebek goreng kepahiang dengan bumbu spesial yang menjadi menu utama rumah makan BKB | Foto: Kompas.com

PROGRESKEPAHIANG.com – Bagi pecinta kuliner, khususnya penggemar bebek goreng di Jakarta, kini sudah ada lokasi kuliner baru di Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Menariknya, nama kuliner bebek goreng yang disajikan ini bernama “Bebek Kepahiang Babase” atau yang disingkat BKB.

Kehadiran bebek goreng Kepahiang ini bahkan diberitakan sejumlah media daring (online) nasional, yakni Kompas.com, Okezone.com, Sindonews.com hingga situs berita gaya hidup Gadis.co.id.

Kompas.com menulis berita kuliner ini dengan judul “Kedai Bebek BKB, Menyajikan Bebek Hitam Khas Bengkulu” pada Sabtu (18/2/2017). Sementara Okezone menerbitkan berita berjudul “Makan Siang Enak di Mana Hari Ini? 4 Restoran Ini Bakal Memanjakan Lidah Anda.”

Masih pada hari yang sama, situs Okezone menulis berita tentang bebek goreng Kepahiang ini dengan judul ‘Menikmati Sensasi Bumbu Kluwek Bebek Goreng Hitam Kepahiang’. Sedangkan Gadis.co.id merilis berita ini dengan judul ‘Nikmatnya Bebek Goreng Hitam di BKB’.

“Bebek adalah menu utama kami, sedangkan Kepahiang adalah nama daerah di Bengkulu. Untuk proses memasak, kami menggunakan salah satu proses memasak khas Kepahiang. Kemudian Babase berarti mengundang dalam Bahasa Bengkulu,” ungkap salah seorang pemilik rumah makan BKB, Erik Widyan Susanto seperti dinukil Kompas.com.

Sayangnya, dari sejumlah situs berita yang menulis ini tidak merinci Bahasa Bengkulu yang dimaksud. Pasalnya, kata ‘Babase’ sendiri masih asing terdengar bagi warga di Kabupaten Kepahiang.

Seperti diketahui, ada 5 bahasa daerah terbesar yang merupakan bahasa penutur asli Provinsi Bengkulu, yakni Bahasa Rejang, Serawai, Melayu Bengkulu, Mukomuko dan Bahasa Lembak. 5 Bahasa itu masih terpecah lagi sesuai dialeg di masing-masing wilayah.

Kembali ke kuliner bebek ini, salah seorang chef rumah makan BKB Warto Lebowo mengatakan, daging bebek sengaja dimarinasi dengan sejumlah bumbu selama 24 jam. Dengan begitu, daging bebek terasa sangat lezat dan empuk.

“Jadi bebek ini kita marinasi dulu selama 24 jam atau semalaman, itu supaya meresap. Setelah itu diungkep selama dua jam dengan api simmer, jadi bumbu bener-bener meresap dan dagingnya itu bisa empuk dan lembut dari bebek biasanya. Kita pakai 17 macam rempah, bawang putih, bawang merah, kemiri, kluwek, anise star, daun salam, daun sereh, daun jeruk dan lainnya. Kluwek itu yang bikin bebek ini jadi hitam dan lebih gurih,” ujar Warto seperti ditulis Sindonews.

Berkapasitas 220 dan Tersedia Papan Kreatifitas

Rumah makan ini mulai dibuka pada hari Minggu (29/1/2017). Tersedia tempat duduk yang cukup banyak yakni mencapai 220 tempat duduk.

Menariknya lagi, terdapat papan tulis yang panjang serta disediakan kapur warna-warni yang disediakan bagi pengunjung yang ingin berkreatifitas dalam bentuk gambar atau tulisan dengan kapur warna-warni.

Salah satu fasilitas yang diberikan oleh Kedai Bebek BKB untuk para pengunjung, papan tulis kapur

Papan tulis di BKB
Salah satu fasilitas yang diberikan oleh Kedai Bebek BKB untuk para pengunjung, papan tulis kapur | Foto: Kompas.com

Selain menu utama bebek goreng, rumah makan ini juga meyediakan menu pilihan dessert seperti es pisang ungu, es cendol tondano, es campur kepahiang, es teler BKB, aneka jus dan lainnya.

Mengutip Kompas Travel, harga sajian yang ditawarkan rumah makan ini cukup terjangkau. Untuk paket bebek beserta nasi dan lauk lainnya, kosumen hanya cukup membayar Rp 25.000 saja. Ada tiga jenis pilihan nasi, yaitu nasi uduk, nasi putih, dan nasi jepang.(pid)

Sumber: Kompas.com, Okezone.com dan SindoNews.com
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
BAGIKAN

LEAVE A REPLY