Tekan Alih Fungsi Lahan Pertanian, DPRD Kepahiang Dorong Perda Pemberdayaan Petani Terbentuk

Juli 2, 2019
Hukum Pertanian 0   343 views 0
FGD Raperda Perlindungan Tani

Rica Denis, M.Si didampingi Armin Jaya saat memimpin FGD di ruang Banggar DPRD dengan dihadiri Kelompok Tani Kepahiang (Foto:Dok. DPRD/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – DPRD Kabupaten Kepahiang mendorong agar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dapat terwujud. Salah satu manfaatnya jika Perda ini terbentuk, maka alih fungsi lahan pertanian dan perkebunan dapat ditekan. Selain itu, peluang petani mendapatkan hasil dan pemasaran yang baik juga bisa terdongkrak.

“FGD (Focus Group Discussion) tadi adalah salah satu bagian kita (DPRD) mendengar masukan dari kelompok tani (Poktan). Kami pun mendorong agar Perda ini nanti bisa terwujud, tentunya menjadi PR bagi dewan periode selanjutnya. Salah satu manfaatnya adalah menekan agar alih fungsi lahan pertanian,” ungkap anggota DPRD Kepahiang Rica Denis, Selasa (02/07/2019).

Rica berujar, dalam FGD tersebut juga dibahas tentang akses bagi para petani mendapatkan pupuk yang dibutuhkan untuk budidaya mereka.

“Raperda ini juga akan mengatur soal akses bagi petani untuk mendapatkan pupuk yang mereka butuhkan untuk tanaman budidaya mereka,” ujar dia.

Menurut Rica, dengan landasan hukum yang jelas, maka akan memudahkan pemerintah daerah ikut hadir memberikan pemberdayaan bagi petani dan menjadikan petani sebagai bagian terpenting dalam kultur masyarakat di Indonesia, khususnya Kabupaten Kepahiang.

“Mayoritas penduduk kita yang mayoritas bermatapencarian sebagai petani harus didukung dengan dibentuknya Perda ini dan optimalisasinya nanti jika sudah disahkan menjadi Perda,” tutur Rica.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.