Gagal Pinjam Duit Bank Bengkulu, Dewan Sarankan Eksekutif Cari Pendanaan Lain

Windra Purnawan SP
Ketua DPRD Kepahiang, Windra Purnawan, SP menjelaskan jalan provinsi yang rusak sudah selayaknya menjadi prioritas DPRD Provinsi Bengkulu dapil Kabupaten Kepahiang untuk diaspirasikan (Foto: Humas DPRD/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Usulan pinjaman daerah ke Bank Bengkulu senilai Rp 75 Miliar gagal terealisasi. Akibatnya, beberapa proyek yang pernah dikerjakan dengan dana pinjaman dari PT SMI berpotensi terbengkalai.

“Kami (DPRD Kepahiang) sudah memberikan rekomendasi usulan pinjaman itu. Sayangnya rencana itu belum bisa direalisasikan tahun 2022 ini,” ungkap Ketua DPRD Kepahiang Windra Purnawan belum lama ini.

Melihat kondisi ini, Windra meminta Eksekutif untuk mencari alternatif pendanaan lain agar pembangunan tiga link jalan eks SMI dan Water Park Kabawetan tidak terbengkalai.

“Khususnya kepada para Kepala OPD untuk lebih kreatif melobi dana Pusat. DAK (Dana Alokasi Khusus) harus dapat lebih banyak. Kalau hanya mengandalkan APBD saat ini, tentu tidak mungkin, karena kondisi APBD kita sedang tidak baik-baik saja,” imbuhnya.

Menurut Windra, jika tidak ada gebrakan solusi pendanaan, maka hingga dua tahun kedepan masyarakat Kabupaten Kepahiang tidak akan melihat pembangunan yang signifikan.

“Kalau tidak ada alternatif pendanaan lainnya. Ya bisa kita lihat, Kepahiang akan gini-gini saja, nggak ada perubahan yang berarti,” pungkasnya.(koe)

Baca berita lainnya dari Progres Kepahiang di Google News

sukseskan anbk smp



Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.