5 Hari Kerja Buat Pasar Sepi, Pernah Diterapkan dan Terbukti Tak Efektif

Mei 3, 2018
Birokrasi 0   325 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Juru bicara DPRD Kepahiang Edwar Samsi menegaskan, rencana Pemkab Kepahiang yang akan melakukan uji coba 5 hari kerja tak perlu dilakukan. Pasalnya, pada masa pemerintahan Bupati Bando Amin C Kader sudah pernah diterapkan dan dinilai tak efektif. Bahkan, penerapan 5 hari kerja membuat pasar atau tempat aktifitas perekonomian menjadi sepi.

“Terkait opini akan menerapkan, yaitu 5 hari kerja. Bahkan, menurut informasi yang kami terima didahului dengan masa percobaan. Kami kira harus tegas, tidak perlu ada percobaan, karena kita sudah mencoba dahulunya, pada masa pemerintahan sebelumnya dilaksanakan 5 hari kerja. Ternyata banyak menuai protes dari masyarakat, bahkan Pasar Kepahiang itu sepi,” terang Edwar usai membacakan rekomendasi DPRD Kepahiang terhadap LKPJ Bupati Kepahiang 2017 dalam sidang paripurna yang digelar, Rabu (02/05/2018).

Edwar mengatakan, kebijakan tersebut tak perlu lagi dicoba. Namun, cukup melakukan evaluasi dari yang pernah diterapkan pada masa pemerintahan sebelumnya.

Aparatur Sipil Negara (ASN) Kepahiang | Foto: Ist/Dok. PROGRES KEPAHIANG

“Maksud kami pijakan evaluasi itu tak perlu lagi dicoba, cukup mengevaluasi apa yang sudah pernah diterapkan pada masa pemerintahan sebelumnya. Karena pemerintahannya masih sama, hanya saja pemimpinnya saja yang berbeda memimpin Kabupaten Kepahiang ini, kalau dulu Pak Bando, sekarang Pak Hidayattullah,” sampai Edwar.

Edwar mengatakan, DPRD Kepahiang tetap sepakat melaksanakan 6 hari kerja seperti biasanya.

“Ini perlu dipertimbangkan, karena amanat kawan-kawan di DPRD, tetap 6 hari kerja,” pungkasnya.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.