Bank Bengkulu Tawarkan Pinjaman ke Pemkab Kepahiang Hingga Rp 200 Miliar

Juni 24, 2021
Berita Utama Birokrasi Ekonomi 0   261 views 0
kredit bank bengkulu

Audiensi Bank Bengkulu dengan Pemkab Kepahiang di aula Setda Kepahiang (Foto: Ardi/humas DPRD/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Bank Bengkulu (PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu) menawarkan pinjaman atau kredit hingga maksimal Rp 200 Miliar kepada Pemkab Kepahiang. Ini diungkapkan manajemen Bank Bengkulu saat menggelar audiensi dengan eksekutif dan Legislatif Kepahiang, Selasa (22/06/2021) di aula Sekretariat Daerah Pemkab Kepahiang.

Sebelum memutuskan mengambil kredit tersebut, Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid meminta Bank Bengkulu menjelaskan secara rinci skema dan persyaratan kredit tersebut.

“Kita (Pemkab Kepahiang) akan jajaki dulu. Tim kita akan mempelajari bagaimana skemanya, persyaratan, termasuk tenor dan mekanisme berapa kebutuhan kita,” sampai Bupati Hidayat.

Hidayat menuturkan, fasilitas kredit yang ditawarkan Bank Bengkulu merupakan salah satu alternatif percepatan pembangunan 3 paket proyek peningkatan jalan yang sebelumnya dibiayai dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

“Tiga paket pekerjaan yang dibiayai PT SMI sebelumnya mengalami banyak kendala. Mulai dari susahnya pencairan karena harus diaudit tim mereka dulu. Padahal Pemkab melalui Inspektorat sudah melakukannya. kemudian banyak komponen standar biaya yang tidak sesuai, karena kita gunakan DED tahun 2017 dengan pelaksanaan pekerjaan tahun 2020. Bunga pinjaman juga relatif tinggi,” tutur Hidayat.

Ia melanjutkan, PT SMI terlalu berbelit-belit untuk mencairkan dana proyek yang sudah berlangsung. Dari Surat Pernyataan Tanggungjawab Belanja (SPTB) senilai Rp 59 Miliar, PT SMI baru mencairkan dana Rp 4 Miliar.

“Sudah hampir 2 minggu surat kita kirimkan untuk review ke PT SMI. Hingga hari ini belum mendapatkan jawaban. Padahal ini bukan minta atau dikasih ini pinjaman, pihak ketiga terus mendesak padahal duitnya tidak di kita (Pemkab Kepahiang) ,” ujar Bupati Hidayat.

Ketua DPRD Kepahiang Windra Purnawan mengatakan, DPRD akan tetap mendukung langkah eksekutif jika dinilai dapat meningkatkan akselerasi pembangunan.

“Gambaran kita (DPRD Kepahiang) dengan nilai itu tidak hanya bisa menyelesaikan 3 paket jalan mangkrak. Namun dapat mempercepat penyelesaian pembangunan pariwisata dan untuk pembangunan pusat kota Kepahiang, baik itu taman, jalan dan infrastruktur pendukung lainnya di Kabupaten Kepahiang,” sampai Windra.

Windra mengatakan, dengan melihat skema, suku bunga dan tenor fasilitasi kredit yang ditawarkan, 75 persen penerimaan Pemkab Kepahiang mampu melakukan pembayaran.

“Terkait persyaratan persetujuan DPRD, kita akan lakukan dengan menggelar rapat pimpinan untuk diteruskan dalam rapat paripurna. Karena persetujuan dan keputusan terakhir di DPRD adalah melalui rapat paripurna,” kata Windra.

Direktur Bisnis Bank Bengkulu Ikhwanul Okti mengatakan, Bank Bengkulu telah melakukan MoU dengan sejumlah bank di daerah lainnya terkait fasilitasi kredit dan penguatan modal. Fasilitasi kepada Pemkab Kepahiang bisa diakomodir hingga batasannya Rp 200 Miliar.

“Untuk batasan Rp 200 miliar, kalau misalnya fasilitasi kredit Rp 150 miliar sudah pasti akan kita realisasikan,” sampai Ikhwanul.(rls/red)

Jaga Cagar Budaya



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.