Berkaca Ke Sarolangun, Anggota Dewan Ini Sarankan TPP Jangan Sampai Senjang

Mei 11, 2018
Birokrasi Featured 0   368 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Anggota Badan Anggaran DPRD Kepahiang Edwar Samsi menyarankan agar Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS Pemkab Kepahiang tidak timpang terlalu jauh.

Berdasarkan perbandingan dengan Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi, TPP yang diberikan kepada ASN tidak memiliki kesenjangan terlalu jauh.

“Kabar yang kita dengar, TPP Sekda mencapai Rp 25 Juta. Itu kan jauh sekali dengan TPP terendah yang hanya Rp 200 Ribu. Sebelum itu direalisasikan, ada baiknya dievaluasi dulu, karena kalau berkaca ke Sarolangun, Sekda hanya menerima TPP Rp 7,5 Juta saja,” ungkap Edwar kepada jurnalis, Jumat (11/05/2018).

Padahal, lanjut Edwar, Sarolangun memiliki kemampuan APBD yang lebih baik dari Kepahiang.

“APBD Sarolangun itu kurang lebih Rp 1,3 Triliun, sedangkan kita (Kepahiang) Rp 704 Miliar. Soal kemampuan, Sarolangun lebih mampu kalau mau ngasih Rp 25 Juta ke Sekda, tapi itu tak dilakukan,” sampai Edwar.

Menurut Edwar, TPP direkomendasikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agarpemerintah daerah lebih berhemat, karena tidak ada lagi honorarium kegiatan dengan realisasi TPP.

“Jadi, saran kami, pembagiannya harus profesional dan proporsional. Kemudian harus dipastikan TPP ini diatur dengan sebaiknya dalam Perbup (Peraturan Bupati),” tandasnya.

anggota DPRD Kepahiang Edwar Samsi

Edwar Samsi, S.IP, MM | Foto: Dok. DPRD Kepahiang/PROGRES.ID

Sebelumnya, Plt Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kepahiang, Rafli menjelaskan bahwa TPP sedang digodok ulang oleh tim. Besaran TPP tidak hanya berdasarkan golongan ASN namun juga berdasarkan grade OPD tempat ia bekerja.

“Sedang digodok ulang, karena harus juga melihat grade OPD-nya. Karena tidak mungkin disamakan TPP-nya pegawai kelurahan dengan BKD atau pegawai sekretariat misalnya,” sampai Rafli.(koe/red)



Promosi BKD kepahiang
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.