Bidang PBK Satpol PP Koordinasi Usul Raperda Retribusi Alat Pemadam Api Ringan

Februari 26, 2018
Birokrasi 0   35 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Bidang Pemadam Bahaya Kebakaran Satpol PP Damkar Kabupaten Kepahiang berkoordinasi dengan Bagian Hukum Setda Kepahiang dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) untuk mengusulkan Rancangan Perda Retribusi Alat Pemadam Api Ringan bagi setiap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Demikian diungkapkan Kepala Bidang PBK Satpol PP Damkar Kepahiang, Andang Siswo A Raharjo, Senin (26/02/2018).

“Kita akan konsultasikan terlebih dahulu ke Bagian Hukum Setda dan Bagian Hukum Setda akan menindaklanjuti dengan berkoordinasi ke Bapemperda DPRD,” ungkap Andang.

Ia menjelaskan, jika Perda ini terbentuk maka setiap pengusaha yang mengurus izin di DPM-PTSP Kepahiang akan langsung dibebankan retribusi ini.

“Setiap restoran dan usaha kan ada kewajiban menyediakan alat pemadam api ringan. Ini nanti akan ditarik retribusinya, dan akan ada standard penyediaan alat pemadam api ini,” sambung Andang.

Ia menambahkan, setiap alat pemadam api ringan ini harus sesuai ketentuan, misalnya berstandar SNI (Standar Nasional Indonesia).

“Alat pemadam yang dibeli harus sesuai SNI,” lanjutnya.

Andang mengemukakan, retribusi yang nantinya akan diusulkan untuk setiap usaha adalah sebesar Rp 125 Ribu. Namun, itu tentunya harus melalui kesepakatan dengan DPRD nantinya.

“Dalam drafnya sekitar Rp 125 Ribu, tapi nanti akan disesuaikan, tergantung kesepakatan dengan DPRD dan telah berdasarkan survei,” tandasnya.

Sejauh ini, sambungnya, Pemkot Bengkulu telah memiliki Perda tentang retribusi tersebut. “Kita belum survei ke kabupaten lain, tapi yang kami tahu, Kota Bengkulu sudah punya Perda ini dan¬†sudah diterapkan,” demikian Andang.(pid)



Promosi BKD kepahiang
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.