Bupati Hidayat: Selama 3 Tahun Saya Banyak Belajar dari Pak Mulya Hudori

Mei 4, 2020
Birokrasi 0   255 views 0
Serahkan cinderamta

Bupati Kepahiang Hdiayattullah Sjahid memberikan cinderamata kepada mantan Kakan Kemenag Kepahiang Mulya Hudori (Foto: Dok. Diskominfosantik)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Bupati Kepahiang Hidayattulah Sjahid mengungkapkan bahwa ia banyak belajar tentang Islam dari mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kepahiang Mulya Hudori. Ini diungkapkannya saat acara pisah sambut Kakan Kemenag Kepahiang yang digelar pada Senin (4/5/2020).

“Tidak terasa lebih kurang 3 tahun mengabdi di Kabupaten Kepahiang, Pak Mulya Hudori ini adalah tempat saya bertanya tentang agama, maklum saja saya masih awam soal agama,” sampai Bupati Hidayat dalam sambutannya.

Menurut Hidayat, selama 3 tahun banyak kerjasama yang telah dicapai Pemkab Kepahiang dengan Kemenag Kepahiang. Seperti gebrakan membongkar jemaah haji eksodus dari luar Kabupaten Kepahiang.

Pisah sambut physical distancing

Acara pisah sambut Kakan Kemenag Kepahiang dilakukan dengan menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yakni phisycal distancing dan menggunakan masker (Foto: Julian/Diskominfosantik)

“Salah satu gebrakan yang kita lakukan bersama yaitu membatalkan keberangkatan calon jemaah haji eksodus dari Kabupaten Kepahiang. Ini harus kita lakukan mengingat masih banyaknya calon jemaah haji dari Kabupaten Kepahiang yang masuk dalam daftar tunggu. Terlebih lagi ternyata calon jemaah haji ini bukan orang Kepahiang,” kenang Bupati pada acara yang juga dihadiri Waka II DPRD Kepahiang H. Thobari Muad, Ketua MUI Rabiul Jayan, Kasi Intel Kejari Arya Marsepa, Kepala KUA serta Kepala Sekolah Madrasah se-Kabupaten Kepahiang.

Ia berharap, meski Kantor Kemenag Kepahiang telah berganti kepala, namun kerjasama-kerjasama itu tetap bisa terus dijalin.

“Saya yakin dan percaya pak Herman Yatim ini bisa melanjutkan program-program yang telah terjalin salama ini,” pungkas Bupati.

Untuk diketahui, Mulya Hudori saat ini menjabat sebagai Kakan Kemenag Seluma dan posisinya diganti oleh Herman Yatim. Keduanya hanya bertukar posisi saja.(rilis/red)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.