Butuh Rp 5 Miliar, Dewan Pesimis Bisa Bangun Jembatan Sidodadi-Kampung Bogor 2017

Desember 1, 2016
Berita Utama Birokrasi 0   228 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Rencana pembangunan jembatan Sidodadi-Kampung Bogor pada 2017 akan terkendala. Pasalnya, setelah Komisi III DPRD Kepahiang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tersebut, diperkirakan pembangunan jembatan itu akan menelan dana minimal Rp 5 Miliar.

“Sepertinya sulit kalau tahun depan (2017), karena kita perkirakan untuk membangun jembatan ini butuh dana minimal Rp 5 Miliar, itu minimal,” ungkap Wakil Ketua I DPRD yang juga Koordinator Komisi III DPRD Kepahiang Andrian Defandra di lokasi sidak, Kamis (1/12/2016).

Sidak Sidodadi

Koordinator dan anggota Komisi III sidak jembatan penghubung Sidodadi-Kampung Bogor | Foto: Koko/PROGRES KEPAHIANG

Ia menjelaskan, jembatan itu harus dibangun baru, bukan sekedar rehabilitasi.

“Kalau melihat kondisinya seperti ini, tidak memungkinkan cuma rehab, harus bangun baru,” imbuhnya.

Ia mengatakan, warga juga masih bisa menunggu, karena jalan itu bukan jalur satu-satunya yang mengubungkan kawasan Sidodadi Kelurahan Pasar Ujung ke Desa Kampung Bogor.

“Saya rasa warga bisa menunggu, karena masih ada jalur alternatif, bukan jalur penghubung satu-satunya,” terang Andrian.

Sementara itu, Kepala Desa Kampung Bogor Subandi mengatakan agar pemerintah mengupayakan pembangunan jembatan itu. Menurutnya, jembatan itu sebelumnya acap kali digunakan oleh warga dan pelajar menuju ke sekolah.

“Kami berharap bisa diupayakan (dibangun), karena jembatan ini dulunya biasa dipakai anak-anak ke sekolah. Kalau mau ke SMA 1, SMK lewat jalur inilah,” harap Subandi.

Pada sidak itu, juga dihadiri oleh anggota Komisi III lainnya, Eko Guntoro, Hariyanto, Nurrahman Putra dan Armin Jaya. Selain itu dari SKPD terkait, yakni dari Dinas PU, Bappeda dan BPD Kampung Bogor.(awe)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.