Datang ke DPRD Kepahiang, Kadinsos Prov Bengkulu Paparkan Tugas dan Tanggung Jawab Pilar-pilar Sosial

Juli 7, 2020
Birokrasi 0   269 views 0
Kadinsos Provinsi Bengkulu

Kadinsos Provinsi Bengkulu Iskandar ZO bersama koordinator Pilar-pilar Sosial menjelaskan fungsi dan tanggung jawab TKSK, Tagana serta Pendamping PKH (Foto: Humas DPRD)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu Iskandar ZO menjelaskan tugas dan tanggung jawab Pilar-pilar Sosial saat berkunjung ke Kantor DPRD Kepahiang, Selasa (07/07/2020).

Ia memaparkan, Pilar-pilar Sosial itu terdiri dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

“Kami datang memaparkan tentang tugas dan tanggung jawab Pilar-pilar Sosial. Pilar-pilar Sosial itu ada pendamping PKH, Tagana, dan TKSK. Kami datang ke DPRD ini dengan harapan Pilar-pilar Sosial ini dapat berkoordinasi kepada DPRD. Harapan kami pula melalui silaturahmi ini pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan baik,” jelas Iskandar ZO yang diterima oleh Komisi II DPRD Kepahiang.

Iskandar menuturkan, Pilar-pilar Sosial ini ditempatkan di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Kepahiang, dengan harapan dapat membantu warga sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi).

“Sesuai dengan namanya, kami harap Pilar-pilar Sosial ini mampu memberi manfaat sesuai dengan tupoksi dan tanggung jawabnya,” kata Iskandar.

Pilar sosial

Suasana pertemuan Komisi II DPRD dengan Kadinsos Provinsi Bengkulu serta Pilar-pilar Sosial yang bertugas di Kepahiang (Foto: Humas DPRD)

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kepahiang Bambang Asnadi berujar, Pilar-pilar sosial sangat diperlukan terkait program sosial yang direalisasikan pemerintah.

“Kami berharap tugas dan fungsinya memberikan dampak kepada masyarakat, lakukan sosialisasi agar masyarakat tahu keberadaan dan program yang yang digaungkan pemerintah dan memastikan program itu berjalan baik. Lakukan sinergisitas dengan desa dan kelurahan,” sampai Bambang pada pertemuan yang juga dihadiri TKSK dari 8 kecamatan, Koordinator PKH dan Tagana se-Kepahiang itu.

Bambang menambahkan, Pilar-pilar Sosial diharapkan pula mampu memasilitasi permasalahan program sosial di desa-desa.

“Pilar-pilar Sosial ini harus bisa memasilitasi, misalnya ada warga yang layak dapat bantuan tetapi justru tak terbantu. Kemudian, permasalahan sosial lain, seperti PKH yang kurang tepat sasaran misalnya, mereka harus andil memantau itu,” terang Bambang yang juga didampingi Wakil Ketua Komisi II Nanto Usni, Sekretaris Komisi II Joko Triono, anggota Komisi II RM Johanda.(rilis/red)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.