HIPMI Kepahiang Harap Dewan Mau Perjuangkan Produk UMKM Dijual di Gerai Modern

April 5, 2021
Birokrasi 0   152 views 0
dprd kepahiang

Pengurus BPC HIPMI Kepahiang berfoto bersama Waka I DPRD Kepahiang Andrian Defandra SE, anggota DPRD Bambang Asnadi dan Eko Guntoro, SH (Foto: DPRD Kepahiang/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Kepahiang mengharap DPRD Kabupaten Kepahiang dapat ikut memperjuangkan produk UMKM lokal agar dapat dijual di gerai modern. Menurut Ketua BPC HIPMI Kepahiang Frengki, dengan adanya produk lokal di gerai modern akan mampu meningkatkan daya saing produk lokal.

“Aspirasi yang kami sampaikan ke DPRD terkait pengembangan UMKM. Misalnya produk lokal kita, misalnya kopi agar dapat dipasarkan di gerai modern misalnya Indomaret atau toko modern lainnya,” ujar Frengki saat audiensi ke DPRD Kepahiang, Senin (05/04/2021).

Frengki berujar, UMKM merupakan salah satu pendongkrak ekonomi kerakyatan yang harus terus didukung. Ia juga menuturkan bahwa HIPMI berkomitmen dan siap bersinergi dengan Pemkab Kepahiang untuk memulihkan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“HIPMI akan membantu sebagai media kolaboratif dalam pembangunan ekonomi di daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi UKM Kabupaten Kepahiang H. Husni Thamrin yang juga hadir dalam audiensi tersebut menyambut baik keberadaan BPC HIPMI Kepahiang. Ia menjelaskan, produk kopi lokal Kepahiang belum bisa menembus gerai modern karena masih terkendala label halal dan izin edar BPOMMD.

“Kendalanya karena UMKM belum mendapat label halal dan juga izin edar dari UMKM. Juga stok harus bisa terus tersedia. Kalau ini bisa dipenuhi tentu, pihak Indomaret atau toko modern lainnya bisa mempertimbangkan,” terang Husni Thmarin.

Husni juga mendorong agar HIPMI bisa ikut melahirkan BUMD yang mengakomodir produksi hingga penjualan produk lokal.

“Tadi sudah diputuskan kita dorong HIPMI untuk membuat BUMD agar produk lokal kita dapat diolah secara pabrikan, tidak rumahan lagi. Bukan hanya kopi, bisa produk lain. Sehingga jika diolah secara pabrikan melalui BUMD dapat lebih mudah mendapat kan izin edar BPOMMD atau izin lainnya,” jelas Husni.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepahiang Bambang Asnadi menyambut baik audiensi dan mendukung BPC HIPMI Kabupaten Kepahiang sebagai organisasi independen yang ikut membangun daerah.

“Harapan Kita BPC HIPMI sebagai organisasi independen tempat bernaungnya para pelaku usaha dapat mendorong dan membina pelaku usaha serta bersinergi kepada Pemerintah Kabupaten,  Provinsi dan Pusat dalam pembangunan Kabupaten Kepahiang,” ungkap Bambang Asnadi.(rilis/red)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.