Jembatan & Fasum yang Rusak Akibat Banjir 2019 Ditarget Selesai Diperbaiki 6 Bulan Mendatang

Januari 7, 2021
Berita Utama Birokrasi 0   171 views 0
Hidayattullah

Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM (Foto: Julian/Diskominfo/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid mengungkapkan akan membangun tujuh jembatan gantung dan beberapa jembatan beton yang rusak akibat terjangan banjir besar pada tahun 2019. Jembatan-jembatan itu akan dibangun dengan dana hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) senilai Rp 22,3 Miliar.

“Akibat bencana banjir tahun 2019, sejumlah fasilitas umum rusak, seperti jembatan putus, jalan yang longsor dan kerusakan fasilitas lainnya. Berkat komunikasi yang intensif dan terus menerus, Kabupaten Kepahiang mendapatkan dana hibah dari BNPB sebesar Rp 22,3 Miliar. Dana ini untuk membangun 7 jembatan gantung,” ungkap Hidayat saat menyampaikan pidatonya pada sidang paripurna istimewa HUT ke-17 Kabupaten Kepaihang di gedung DPRD Kepahiang, Rabu (06/01/2021).

Ia menjelaskan, jembatan gantung itu terdapat di Ujan Mas, Air Hitam, Daspetah II, Tanjung Alam, Pagar Gunung, Pelangkian dan Talang Pito.

“Selain itu, jembatan beton di Desa Taba Tebelet, di Gang Ketapang dan Gang Devita (Kelurahan Dusun Kepahiang), serta pembuatan pelapis tebing dan drainase ruas jalan Simpang Bumi Sari-Batas Rejang Lebong,” jelasnya.

Bupati Hidayat menargetkan, jembatan dan fasilitas umum tersebut dapat selesai diperbaiki atau dibangun ulang enam bulan mendatang.

“Semua kegiatan tersebut diharapkan selesai dalam kurun waktu enam bulan kedepan,” kata Hidayat.(red)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.