Jualan di Mobil Kurangi Luas Badan Jalan, Pemkab Beri Toleransi Pedagang Jualan di Trotoar

Agustus 2, 2018
Birokrasi Ekonomi 1   123 views 0
Membahas PKL

Rapat koordinasi membahas PKL di seputaran jalan Taman Santoso | Foto: Koko/PROGRES KEPAHIANG

PROGRES.ID, KEPAHIANG – Berdasarkan rapat koordinasi antara Pemkab Kepahiang, TNI-Polri dengan perwakilan pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di seputaran jalan Taman Santoso, diputuskan tetap boleh berjualan, namun dilarang berjualan di mobil, baik mobil bak terbuka atau mobil jenis lainnya, karena dapat mengurangi luas badan jalan.

“”Jadi sementara ini, pedagang boleh berjualan di trotoar Taman Santoso, tapi tidak boleh menggunakan mobil, karena mengganggu arus lalu lintas,” kata Wakil Bupati Kepahiang Netti Herawati, Kamis (02/08/2018) saat rakor di Markas Koramil Kepahiang.

Meski demikian Netti tetap berharap agar PKL yang berdagang buah dapat menjajakan dagangannya di lokasi lain.

“Saya belum bisa menetukan lokasinya di mana. Saya juga tidak mau mengambil keputusan sendiri, akan tetapi kita menyepakati bersama di mana lokasinya nanti, dan bagaimana teknis dan aturannya,” sampai Netti.

Baca:

Sementara itu, Kasatpol PP Kepahiang, Bambang Utomo mengatakan, bukan menjadi wewenang Kasatpol PP menentukan lokasi berdagang bagi pedagang buah tersebut. Namun, ia tetap menegaskan untuk tidak menggunakan lokasi yang dilarang sebagai tempat berusaha.

“Kami bukan pihak yang bisa menentukan lokasi berjualan. Kami hanya menjalankan tugas menegakkan Perda, harapan kami tentu pedagang jangan jualan di lokasi yang memang dilarang,” ujar Bambang.(koe)



Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.