Kukuhkan 35 Paskibra, Bupati Juga Ingatkan Soal Bonus Demografi

Agustus 16, 2019
Birokrasi Pendidikan 0   310 views 0
Bupati mengukuhkan

Bupati Kepahiang Dr. Ir Hidayattullah Sjahid, MM, IPU mengukuhkan 35 orang anggota Paskibra Kepahiang 2019 di aula Guest House Kepahiang (Foto: Diskominfo/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid meminta 35 orang Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Kepahiang tahun 2019 dapat menjaga kesehatan dan memastikan kondisinya fit saat pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke 74 pada Sabtu, 17 Agustus 2019.

Ini diutarakannya usai mengukuhkan 35 Paskibra Kabupaten Kepahiang di Guest House Kepahiang, Kamis (15/08/2019) Pukul 20.00 WIB.

“Tugas yang diemban merupakan tugas mulia dan tugas yang tidak ringan, adik-adik harus menjaga kesehatan agar bisa fit saat menjalankan tugas nanti,” pesan Bupati Hidayat pada sambutannya.

Kukuhkan paskibra

Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid diikuti FKPD lainnya menyalami anggota Paskibra Kepahiang 2019 usai dikukuhkan (Foto: Diskominfo/PROGRES.ID)

Ia juga menyampaikan, pada tahun 2030 Indonesia akan memasuki masa Bonus Demografi, dimana pada saat itu kelompok usia produktif jauh lebih besar dari pada yang tidak produktif. Ia mengingatkan kepada para generasi muda untuk menyiapkan diri untuk menghadapi masa tersebut.

“Adik adik harus menyiapkan diri sejak sekarang untuk memanfaatkan bonus demografi tersebut dalam mengisi kemerdekaan. Kalian juga harus memiliki daya cipta, semangat membara untuk berinovasi untuk menguasai IPTEK berlandaskan IMTAQ. Saya sebagai Bupati dan orang tua hanya bertugas menyiapkan kalian dalam menyongsong masa tersebut,” ungkap Bupati.

Terpisah, Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kepahiang, Sandi Fitriansyah menuturkan, pada tahun ini Dinas Parpora telah merekrut 40 Paskibra. Sebanyak 35 Paskibra dipersiapkan untuk bertugas di Kabupaten Kepahiang dan 5 Paskibra untuk bertugas di tingkat Provinsi Bengkulu.

“Ke-35 Paskibra ini telah melaksanakan latihan dan masa karantina sejak tanggal 8 Agustus sampai dengan 18 Agustus 2019 di Hotel Umro Kepahiang,” jelas Sandi.(pid/rls)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.