Pembahasan Raperda RP3KP Terganjal Izin Mendagri

Oktober 12, 2020
Birokrasi 0   190 views 0
Paripurna Raperda RP3P

Sidang paripurna diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya (Foto: Humas DPRD/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Pelaksana Tugas Bupati Kepahiang Netti Herawati dan DPRD Kepahiang belum bisa membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Pemukiman (RP3KP) Kabupaten Kepahiang tahun 2020-2040. Pasalnya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepahiang Netti Herawati belum mengantongi izin Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Wakil Ketua I DPRD Kepahiang Andrian Defandra yang memimpin sidang paripurna pada Senin (12/10/2020) menyebutkan, Plt. Gubernur, Pj Gubernur, Pjs Gubernur, Plh. Gubernur, Plt.Bupati/Walikota, Pj. Bupati/Walikota, Pjs Bupati/Walikota, Plh. Bupati/Walikota dapat melakukan pembahasan dan menandatangani Raperda dan Raperkada setelah mendapat persetujuan tertulis dari Mendagri.

“Bahwa sesuai surat Menteri Dalam Negeri No. 188/5082/OTDA mengenai tata cara pemberian persetujuan pembahasan dan penandatanganan Raperda tanggal 01 Oktober 2020 pada poin 1 menyebutkan bahwa  Plt. Gubernur, Pj Gubernur, Pjs Gubernur, Plh. Gubernur, Plt.Bupati/Walikota, Pj. Bupati/Walikota, Pjs Bupati/Walikota, Plh. Bupati/Walikota dapat melakukan pembahasan dan menandatangani Raperda dan Raperkada setelah mendapat persetujuan tertulis dari Mendagri,” ucap Andrian.

Andrian menyampaikan, Pemkab Kepahiang sudah mengajukan surat permohonan persetujuan pembahasan dan penandatanganan Raperda dan Raperkada. Oleh karena itu, DPRD harus menunda pembahasan Raperda tersebut hingga mendapat surat izin tertulis dari Mendagri.

“Setelah menanyakan kepada seluruh peserta rapat terhadap penundaan paripurna hari ini dan disetujui, maka penyampaian Raperda RP3KP ini ditunda dan akan kita jadwalkan dan sepakati bersama kembali dalam rapat Badan musyawarah,” jelasnya.(rilis/red)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.