Proyeksi APBD Kepahiang 2020 Defisit Rp 87,5 Miliar

Juli 22, 2019
Birokrasi Featured 0   214 views 0
Penyampaian nota kua ppas 2020

Sekda Zamzami Zubir SE, MM menyampaikan dokumen nota pengantar KUA PPAS APBD 2020 kepada Wakil Ketua I DPRD Kepahiang Andrian Defandra, SE (Foto: Dok. DPRD Kepahiang/PROGRES.ID

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Proyeksi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020 defisit Rp 87.525.668.975. Ini terungkap pada sidang paripurna DPRD Kepahiang dengan agenda penyampaian nota pengantar  Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Kepahiang tahun anggaran 2020, Senin (22/07/2019).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang, Zamzami Zubir yang membacakan nota pengantar menyebutkan pendapatan daerah senilai Rp 834,3 miliar, kemudian ada belanja daerah sebesar Rp 910,8 miliar, dengan defisit sebesar Rp 76,5 miliar.

Angka tersebut kemudian ditambah dengan pembiayaan daerah senilai Rp 20 miliardan Rp 30,8 miliar dari pengeluaran pembiayaan, sehingga pembiayaan netto mencapai Rp 19,9 miliar, dan muncul angka defisit setelah pembiayaan netto mencapai Rp 87,5 miliar.

Zamzami menuturkan, penyusunan rancangan KUA PPAS APBD 2020 ini telah mengacu PP Nomor 12 Tahun 2019, Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 yang telah diubah, terakhir Permendagri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, Permendagri Nomor 31 Tahun 2019 tentang Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKPD) Daerah Tahun 2020, dan Permendagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2020.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.