RAPBD 2017 Tak Sesuai KUA-PPAS, Ini Jawaban Bupati

November 30, 2016
Berita Utama Birokrasi 0   195 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid mengungkapkan pengurangan rencana belanja daerah dalam nota Rancangan APBD 2017 karena adanya defisit. Sehingga eksekutif perlu mengurangi defisit sesuai yang ditetapkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 132/PMK.07/2016 yang terbit pada 31 Agustus 2016.

Dalam KUA-PPAS, total RAPBD Kepahiang sebesar Rp 745.969.656.304,29, kemudian di dalam nota RAPBD 2017 menjadi Rp 734.835.656.682,26 atau berkurang sebesar Rp 11.133.999.622,03.

Menurut Hidayat, pengurangan itu merupakan kebijakan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang menilai defisit terlalu tinggi, yakni mencapai Rp 37 Miliar.

“Ini kebijakan TAPD yang melihat defisit terlalu besar, mencapai Rp 37 Miliar. Ini melebihi angka defisit yang diperkenankan oleh Kementerian Keuangan,” ungkap Hidayat.

Sebelumnya, sejumlah anggota fraksi di DPRD Kepahiang mengaku jawaban bupati terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD banyak tak terjawab.

Juru bicara Fraksi KPD, Edwar Samsi menyebut beberapa item pertanyaan fraksinya tak terjawab. Misalnya pertanyaan tentang dana tunjangan sertifikasi dan BOP.

“Sebelum dijawab dalam paripurna, seharusnya TAPD mencermati betul, yang dibaca bupati itu belum menjawab semua pertanyaan kami,”  kata Edwar.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.