Soal Larangan Buang Sampah ke TPA, Pemkab Gelar Rakor, Ini Hasilnya

Oktober 3, 2016
Berita Utama Birokrasi 0   162 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Pemkab Kepahiang menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Muara Langkap, Senin (3/10/2016) di Kantor Bupati Kepahiang terkait adanya larang bagi petugas pengangkut sampah membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di desa tersebut.

Pada rakor itu akhirnya diputuskan, Pemkab memiliki waktu 5 bulan untuk mencari solusi mencari alternatif TPA. Pasalnya, Pemdes dan warga Muara Langkap menolak sampah dibuang di TPA tersebut.

“TPA itu sudah over kapasitas dan sudah tak layak lagi. Kami sebagai Pemerintah Desa juga didesak warga agar petugas kebersihan tak lagi membuang sampah ke TPA itu,” ungkap Kades Muara Langkap, Noto Sugianto.

Menurut Noto, air limbah sampah sering mengalir ke sawah-sawah dan perkebunan warga. Selian itu, TPA juga menimbulkan bau tak sedap hingga ke pemukiman warga.

“Kami hanya memberi waktu bagi Pemkab Kepahiang membuang sampah di TPA untuk lima bulan kedepan. Jika lebih dari itu kami akan kembali menentang pembuangan sapah ke TPA itu lagi,” tegas Noto.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepahiang Netti Herawati didampingi Asisten II, Elly Nurul Aliah, Kepala BLHKP Pujo Suripto dan pejabat lainnya menjelaskan bahwa Pemkab akan mencari solusi terbaik dalam waktu 5 bulan kedepan.

“Kami akan mencarikan solusi terbaik untuk permasalahan ini, kami pun juga meminta sumbangsih pemikiran dari warga Muara Langkap soal ini,” ungkap Netti.

Ketua Komisi II DPRD Kepahiang, H. Supianto yang hadir pada rakor itu pun menyatakan pendapat senada. Ia meminta masyarakat Muara Langkap untuk bersabar selama 5 bulan kedepan.

“Kami harap masyarakat bisa bersama selama 5 bulan kedepan dan jangan melakukan aksi protes dulu, karena dalam waktu ini Pemkab akan mencarikan solusi terbaik bagi kita semua,” kata Supianto.(kph)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.