Anak Bawah Umur Masih Jadi Mayoritas Pelanggar Lalu Lintas

September 5, 2019
Hukum Humaniora 0   226 views 0
Ops Patuh Nala 2019

Satlantas menjaring pelanggar lalu lintas dalam Operasi Patuh Nala 2019 (Foto: Koko/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Anak dibawah umur masih menjadi pelanggar lalu lintas terbanyak di Kabupaten Kepahiang. Ini dibuktikan dari hasil Operasi Patuh Nala 2019 yang sudah memasuki hari ke-8.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepahiang menyebutkan sudah lebih 100 pengendara yang ditilang. Dari 100 pelanggar lalu lintas tersebut, mayoritas pelanggar adalah remaja dibawah umur atau yang belum selayaknya memegang Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kapolres Kepahiang, AKBP Pahala Simajuntak, S.Ik melalui Kasat Lantas, Iptu S Simarmata berujar, jenis pelanggaran yang dilakukan pengendara mayoritas tidak memiliki SIM dan tidak mengenakan helm.

“Mayoritas tidak punya SIM, kemudian tidak bisa menunjukkan STNK dan tidak mengenakan helm standard SNI,”  ujar Simarmata, Kamis (5/9/2019).

Iptu Simarmata

Iptu S Simarmata (Foto: Koko/PROGRES.ID)

Terkait banyaknya pengendara dibawah umur ini, Satlantas Polres Kepahiang akan menggelar sosialisasi ke sekolah-sekolah.

“Sebenarnya kita sudah lakukan sosialisasi terus menerus ke sekolah-sekolah. Kita kasih tahu kalau yang belum berusia 17 tahun belum boleh berkendara dan belum bisa mengurus SIM. Kita berharap melalui operasi patuh ini, masyarakat bisa lebih patuh dan taat terhadap aturan berlalu lintas. Ini demi kebaikan dan keselamatan kita di jalan raya, bukan demi kepentingan polisi,” jelasnya.(koe)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.