Aniaya Istri, Oknum Kadus dari Desa Air Raman Diringkus Polisi

April 24, 2021
Hukum 0   461 views 0
aniaya istri

Diduga menganiaya istri, oknum Kadus dari Desa Air Raman KEcamatan Bermani Ilir diamankan Satreskrim Polres Kepahiang (Foto: Dok. Polres Kepahiang/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Seorang oknum Kepala Dusun (Kadus) dari Desa Air Raman Kecamatan Bermani Ilir berinisial YA (23 Tahun) diamankan Satreskrim Polres Kepahiang pada Sabtu siang (24/04/2021) sekira pukul 12.00 WIB. YA diduga telah melakukan tindak penganiayaan terhadap istrinya, Lav (24 Tahun), warga Kelurahan Padang Lekat, Kecamatan Kepahiang.

Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Welliwanto Malau menjelaskan, kronologis kejadian bermula pada hari Ahad (18/04/2021) sekira pukul 14.00 WIB, YA menjemput istrinya di kediaman orang tua pelapor di Kelurahan Padang Lekat. Istrinya kemudian dibawa pulang ke Desa Air Raman.

“Tiba di rumah tersangka di Desa Air Raman, terssangka ini meminta istrinya ini memasak. Tapi karena alat masak belum disiapkan, tersangka memukul kepala istrinya (pelapor). Tak cuma itu, ia diduga juga menendang istrinya hingga pelapor terduduk.  Baru kemudian, pelapor masak,” ungkap Kasat.

Tak cukup di situ, lanjut Malau, malam harinya sekira pukul 19.00 WIB, tersangka juga diduga melakukan penganiyaan lagi dengan memelintir tangan pelapor. Akibatnya, dari mulut dan hidung pelapor keluar darah. Pelapor juga mengalami luka di bagian bibir atas, memar di bahu kanan belakang, serta jari telunjuk sebelah tangan kanan bengkak,” terangnya.

Malau menuturkan, tersangka ditangkap di Kelurahan Padang Lekat pada Sabtu siang sekira pukul 12.00 WIB. Tersangka sempat mencoba melarikan diri, namun digagalkan Tim Elang Juvi Satreskrim Polres Kepahiang.

“Tersangka akan dijerat Pasal 351 KUHPidana. Tersangka saat ini telah diamankan ke Mapolres Kepahiang guna penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.(pid)

Banner BKD Kepahiang



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.