Cabuli Korban dan Rekam, Pria Ini Juga Ancam Viralkan Videonya Jika Tak Beri Rp 5 Juta

September 23, 2020
Hukum 0   349 views 0
Tersangka pencabulan

Satreskrim Polres Kepahiang mengamankan tersangka pencabulan dan pemerasan (Foto: Dok. Polres Kepahiang)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Pria berinisial RL (20 tahun) warga Desa Kutorejo Kecamatan Kepahiang diamankan Polres Kepahiang karena dilaporkan melakukan pencabulan terhadap perempuan yang masih di bawah umur berinisial DP. RL ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kepahiang pada Selasa (22/09/2020) setelah kasus itu dilaporkan oleh kerabat DP, yakni RR (34 tahun).

Kapolres Kepahiang AKBP Suparman melalui Kasat Reskrim AKP Umar Fatah menjelaskan, RL ditangkap sekira pukul 19.00 WIB. Saat itu anggota unit PPA Reskrim Polres Kepahiang mengetahui keberadaan terduga RL sedang di simpang perkantoran Kepahiang, Desa Pelangkian Kecamatan Kepahiang.

“Berdasarkan introgasi yang dilakukan, si tersangka ini mengaku kalau dia ini lebih dari sekali mencabuli korban,  kejadiannya, mulai tanggal 19 Juli 2020 sampai tanggal 17 September 2020. TKP-nya di Pondok Kebun Kopi samping Kantor KUA Kepahiang,” jelas Umar, Rabu (23/09/2020).

Umar menjelaskan, tak hanya mencabuli, tersangka juga merekam aksinya mencabuli korban dengan smartphone. Ia juga memeras korban agar memberikan uang Rp 5 Juta. Jika korban tidak memberikannya, tersangka mengancam akan menyebarkan video yang telah ia rekam tersebut.

“Korban dimintai pula uang senilai Rp 5 Juta agar dia tidak menyebarluaskan videonya. Pada akhirnya, si korban cuma mampu menyanggupi Rp 3 Juta saja. Pada akhirnya, korban geram dengan perlakukan tersangka dan menceritakannya ke kerabatnya hingga dilaporkan ke kami (Polres Kepahiang),” jelas Umar.

Tersangka dikenai Pasal 76D Jo Pasal 81 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang RI No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-undang.(cj1)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.