Diduga Kuat Mark Up Proyek APBDes, Kades dan Konsultan Jadi Tersangka

April 30, 2018
Featured Hukum 0   670 views 0

PROGRESKPAHIANG.com – Kepala Desa Limbur Lama Kecamatan Bermani Ilir RD dan seorang konsultan proyek berinisial AR ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dugaan mark up proyek dari dana APBDes Limbur Lama oleh Kejari Kepahiang.

Menurut Kajari Kepahiang Lalu Syaifudin, keduanya diduga kuat telah melakukan mark up dalam pengerjaan fisik yang dananya bersumber dari APBDes. Kejari pun langsung menahan kedua tersangka ke Lapas Curup, Rejang Lebong.

“Kita tahan untuk 20 hari kedepan,” ungkap Kasi Intelijen Kejari, Arya Marsepa, Senin (30/04/2018).

Sebelum ditahan, kata Arya, keduanya sempat diperiksa selama 3 jam sebagai saksi.  “Kita periksa selama 3 jam sebelum ditetapkan sebagai tersangka. Pemeriksaannya dari jam 09.00 sampai jam 11.00,” terang Arya.

Limbur lama

Tersangka saat digiring ke mobil yang akan membawanya ke Lapas Curup | Foto: Koko/PROGRES.ID

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari, Rusyidi Sastrawan menerangkan jika kerugian negara akibat dugaan mark up pembangunan dengan dana APBDes ini ditaksir mencapai Rp 300 Juta.

“Kerugian negara dalam kasus ini ditaksir sekitar Rp 300 Juta,” kata Rusydi.

Tekait adanya kemungkinan penambahan tersangka, Rusydi mengaku bisa saja terjadi.

“Penambahan tersangka baru sangat mungkin. Tapi sementara ini yang bakal kami serahkan untuk dibawa ke persidangan baru dua tersangka ini,” tandasnya.

Pantauan jurnalis, kedua tersangka digiring ke mobil menuju Lapas Curup sekira pukul 17.00 WIB.(koe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.