Diduga Salahgunakan Anggaran, Polres Kepahiang Tetapkan Ketua PKBM Ini Jadi Tersangka

November 6, 2018
Hukum 0   237 views 0

Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjutak,S.IK yang didampingi Kasat Reskrim AKP Yusiady,S.IK dan Kapolsek Kepahiang AKP Sosi Anwar pada saat Konferensi Pers (Dok. Polres Kepahiang/PROGRES.ID)

PROGRES.ID, KEPAHIANG – Polres Kepahiang menetapkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS yang juga warga Kelurahan Kebun Beler Kota Bengkulu berinisial YA (31 Tahun) sebagai tersangka kasus dugaan     penyalahgunaan anggaran salah satu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kecamatan Kepahiang.
YA adalah ketua dari PKBM ini. Kasus ini terungkap saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 9 Agustus 2018. Ia pun langsung ditahan Satuan Reskrim Polres Kepahiang.
Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak melalui Kasat Reskrim AKP Yusiady menjelaskan, berdasarkan penyidikan, ada dugaan penyalahgunaan anggaran PKBM dengan nilai total Rp 202.500.000. Jumlah tersebut didapat dari pengembangan atas OTT senilai Rp 10.800.000 beberapa bulan lalu.
“Berdasarkan penyelidikan kami ada dugaan korupsi berupa pemotongan dana PIP (Program Indonesia Pintar) Paket C yang terjadi pada 9 Agustus 2018,” ungkap Yusiady.
Yusiady menjelaskan, hampir seluruh anggaran yang dialokasikan oleh APBN 2018 untuk PKBM tersebut, diduga disalahgunakan oleh beberapa oknum. Namun, ada yang telah mengembalikan dana sebesar Rp 38 juta. Meski demikian, perkara itu tetap diusut tuntas.
“Kami menduga ada kesepakatan bersama dalam pemotongan dana ini, sangat memungkinkan tersangkanya lebih dari 1 orang,” tandasnya.
Untuk diketahui, dugaan penyalahgunaan dana yang dilakukan beberapa oknum pengurus PKBM berkisar Rp 500 Ribu hingga Rp 600 Ribu per peserta dari dana PIP yang diterima peserta sebesar Rp 1 juta per orang.(koe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.