Polisi Tangkap Komplotan Curanmor

Juli 23, 2018
Hukum 0   151 views 0

Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjutak,S.IK yang didampingi Kasat Reskrim AKP Yusiady,S.IK dan Kapolsek Kepahiang AKP Sosi Anwar pada saat Konferensi Pers /dok Polres Kph/PROGRES.ID

PROGRESKEPAHIANG.Com– Polres Kepahiang berhasil mengungkap kasus curanmor pada hari Minggu  (22/07/2018). Ketigaorang pelaku yang masih remaja dan 2 diantaranya masih berstatus pelajar tingkat SMK berhasil diringkus dalam waktu kurang dari 1 Jam.
Ketiga pelaku tersebut RN (15), pelajar kelas 1 di sebuah SMK di Kepahiang  berasal dari Desa Muara Palo, FR (18) pelajar SMAN didaerah Ulu Musi berasal dari Desa Tanjung Agung dan  SP (18) tani, bertempat tinggal di Desa Galang. Ketiga bandit komplotan pelaku curanmor tersebut berasal dari satu Kecamatan dan masih mempunyai hubungan keluarga antara ketiganya yaitu  Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang.
“Pengungkapan kasus curanmor yang dilakukan  oleh RN dan komplotannya bermula dari penangkapan RN yang ditangkap di tempat pangkas rambut Kelurahan Pasar Ujung Kepahiang. Sesaat  setelah ketiganya berhasil menggasak 1 (satu) unit sepeda motor, pada hari Minggu (22/7) sekira jam 16.45 Wib di TKP  Warnet Galang Kepahiang ,”  ungkap Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjutak,S.IK yang didampingi Kasat Reskrim AKP Yusiady,S.IK dan Kapolsek Kepahiang AKP Sosi Anwar pada saat Konferensi Pers yang digelar pada hari Senin (23/07/2018) di Aula Endra Dharma Laksana.
Dari penangkapan ketiga tersangka salah satunya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melarikan diri.
“Tersangka SP saat dilakukan penangkapan berusaha melarikan diri sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan dikaki sebelah kanan tersangka,” terang Kapolres.
Dari tangan para tersangka Polisi berhasil mengamankan empat unit motor, tiga unit hasil curian sementara satu unit lagi digunakan untk melakukan operasi. Selain itu juga diamankan 3 buah kunci T, sebuah kunci Y dan beberapa plat pretelan.
“Dalam beraksi ketiganya mempunyai peran berbeda, dimana RN berperan sebagai tukang gambar dan memetakan sasaran serta situasi sebelum beraksi dan mengamati situasi pada saat beraksi, kemudian FR dan SP berperan sebagai pemetik atau eksekutor dengan cara merusak kontak kunci sepeda motor dengan menggunakan kunci T kemudian membawa sepeda motor hasil curian ke kontrakan RN,” jelas Kapolres Kepahiang.
Ketiganya saat ini telah mendekam di Mapolresta Kepahiang. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ketiga pelaku di jerat dengan Pasal 363 ayat ( 1 ) ke 4e dan 5e KUHP.(koe)



Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.