Saber Pungli: Mayoritas Parkir di Kepahiang Tak Berkarcis, Tarif Tak Sesuai Aturan

Januari 17, 2020
Hukum 0   1.4K views 0
Saber Pungli Kepahiang

Satgas Saber Pungli Kepahiang saat inspeksi di lokasi parkir RSUD Kepahiang (Foto:Humas Polres Kepahiang/Bayu/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Satgas Saber Pungli Kepahiang mendapati sejumlah temuan terkait parkir di Kepahiang yang masih karut marut. Temuan itu yakni, mulai dari tak ada juru parkir (jukir) yang memberikan karcis kepada pemilik kendaraan, jukir yang tanpa seragam dan tanpa tanda pengenal, hingga tarif parkir tak sesuai aturan.

Kondisi ini didapati setelah Saber Pungli Kabupaten Kepahiangmendatangi sejumlah lokasi parkir yang ada di Kepahiang, Kamis (16/01/2020).

Wakapolres Kepahiang Kompol Rudy S selaku Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli didampingi Inspektur Pemkab Kepahiang Harun selaku Wakil Ketua Saber Pungli menuturkan, mekanisme parkir sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga tidak jelas.

“Jukir-jukir ini tidak memakai pakaian seragam, ada beberapa yang pakai rompi jukir. Kita juga dapati banyak pungutan-pungutan lain yang dikeluhkan oleh para pedagang di Pasar Kepahiang, dan itu tanpa disertai bukti karcis,” terang Rudy.

Saber Pungli

Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli Kepahiang Kompol Rudy S, SH saat berbincang dengan Direktur RSUD dr. Hulman di lahan parkir RSUD Kepahiang (Foto: Humas Polres/PROGRES.ID)

Ia menjelaskan, sidak yang dilakukan Saber Pungli hari itu dilakukan di 3 lokasi parkir, yakni di kawasan Pasar Kepahiang, Puncak Mall dan RSUD Kepahiang. Ia menjelaskan, tidak ada langkah hukum pada penertiban itu, namun baru bersifat teguran.

“Penertiban awal yang kita lakukan ini bersifat humanis dan untuk memperoleh fakta di lapangan yang terjadi sebenarnya,” jelas Rudy.

Rudy menjelaskan, selama ini karcis tak pernah dipakai oleh jukir. Mereka menggantinya dengan nomor tanda parkir saja. Kemudian, tarif parkir cukup tinggi, atau tidak sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan.

“Kami temukan para Jukir yang tidak menggunakan karcis, hanya secarik kertas plastik yang ditulis digit angka, dan sebagainya, tarifnya juga tak sesuai aturan,” jelasnya.

Saber Pungli Kepahiang, kata Rudy, akan kembali melakukan sidak. Namun, Saber Pungli akan menggelar rapat terlebih dahulu dengan Pemkab Kepahiang.

“Kegiatan penertiban sebagai bahan kita untuk mengambil tindakan tegas, dimana dalam waktu dekat kita akan melakukan rapat koordinasi kepada pihak Pemkab Kepahiang, Dinas Perhubungan, para ketua pengelola Jukir, dan instansi terkait lainnya. Dari hasil rapat, kita dapat memetakan titik-titik parkir yang resmi yang dilindungi peraturan dan menjadi sumber PAD bagi Pemkab Kabupaten Kepahiang. Kita akan bersihkan parkir illegal yang menjurus pada pungutan liar dan kita tindak tegas nantinya,” pungkas Rudy.(rilis/bay/red)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.