5 Remaja Main Hanyut-Hanyutan di Sungai Musi, Akhirnya Seorang Benar-Benar Hanyut

Desember 10, 2018
Featured Peristiwa 1   6.5K views 0
Musi Kepahiang
Kepolisian dibantu warga mencari keberadaan remaja yang hanyut di Sungai Musi Kepahiang (Foto: Istimewa/PROGRES KEPAHIANG)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Seorang remaja yang masih tercatat bersekolah di SMKN 4 Kepahiang (SMK Weskust) Aditio Todi Pratama (16 Tahun) hanyut dibawa derasnya arus Sungai Musi Kepahiang, Senin sore (10/12/2018) sekira pukul 15.45 WIB.

Mulanya, Adito dan empat orang temannya, yaitu Agung Putra (17 Tahun), Ronaldo (15 Tahun), Rifki dan Damai Renaldi (16 Tahun) datang ke sungai Musi di sekitar RT 1 RW 1 Kelurahan Dusun Kepahiang sejak sekitar pukul 13.00 WIB.  Lima remaja ini mandi dan bermain hanyut-hanyutan. Namun, sekira pukul 15.45 WIB, Aditio benar-benar hanyut dan belum ditemukan hingga Senin malam.

“Kami main anyut-anyutan bang. Terus pegangan di batuan, akhirnya, dia hanyut nian bang,” ungkap Renaldi.

Menurut Renaldi mandi di Sungai Musi sudah menjadi kebiasaan mereka sejak lama. Namun, kebiasaan itu sudah lama mereka tinggalkan dan baru Senin siang ini mereka sepakat mandi di sungai kembali.

“Waktu kemarau memang sudah biasa kami mandi di sini bang, tadi tu      kita ngulang (mandi bersama di sungai) lagi,” ujarnya.

Sudah Diingatkan Jangan Mandi di Sungai

Warga di sekitar lokasi kejadian, sempat mengingatkan kelima remaja ini untukt idak mandi di sungai karena arusnya sangat deras, terlebih saat musim hujan.

“Saya lihat lima anak ini ke sungai, terus saya ingatkan supaya  jangan mandi karena arus sungai deras. Saya terus pergi dan saya tidak tahu  rupanya mereka tetap mandi,” kata warga di sekitar lokasi kejadian, Rosna (43 Tahun).

Sudah 3 Orang Hanyut di Sungai

Sepekan terakhir ini, setidaknya telah ada 3 kasus orang hanyut. Dua kasus sebelumnya, korban didapati dalam keadaan meninggal dunia. Sementara untuk korban yang satu ini belum diketahui.

Pada Jumat (07/12/2018), sekira pukul 10.00 WIB, seorang nenek berusia 60 Tahun didapati hilang saat mencuci pakaian di sungai di Desa Kembang Seri Kecamatan Bermani Ilir.

Pada hari yang sama, seorang anak 12 Tahun bernama Antin Zekina Pelicia Binti Along juga meninggal tenggelam di sungai di Desa Sinar Gunung.(pid) 

Publikasi BKD Kepahiang Bayar PBB



One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.