Angin Kencang Tumbangkan Pohon dan Rusak Bangunan SLB Kepahiang

September 23, 2019
Berita Utama Peristiwa 0   318 views 0
Angin kencang sebabkan pohon tumbang

Angin kencang yang terjadi pada Senin siang, menyebabkan pohon tumbang dan menimpa gedung SLB Kepahiang. Tampak pekerja sedang mengevakuasi pohon tersebut (Foto: Amin/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID –  Angin kencang pada Senin (23/09/2019) siang menyebabkan pohon di komplek Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kepahiang. Untungnya, tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun SLB mengalami kerugian jutaan Rupiah akibat atap salah satu bangunan rusak tertimpa pohon.

Penjaga SLB Negeri Kepahiang Kusnadi menuturkan, kejadian itu terjadi saat murid SLB telah pulang sekolah.

“Pas pulang sekolah tadi. Ada untungnya juga kejadiannya bukan waktu jam belajar. Kalau pas jam belajar khawatir kita, karena anak-anak di sekolah ini kan berbeda dari sekolah lain,” kata Kusnadi saat membantu merapikan batang pohon yang tumbang.

Ia menambahkan, pohon yang tumbang memang harus dievakuasi agar tidak membahayakan murid SLB yang akan mengikuti belajar mengajar esok hari.

“Jangan sampai membahayakan, jadi kita bersihkan,” terangnya.

Evakuasi pohon

Pekerja mengevakuasi pohon yang tumbang (Foto: Amin/PROGRES.ID)

Terpisah, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kepahiang, Litman mengatakan, angin kencang yang terjadi sejak beberapa waktu ini bukan siklon.

“Bukan siklon seperti yang tahun lalu itu. Pantauan kita, kecepatan angin tertinggi adalah 11 knot yang terjadi pada tanggal 16 September,” ujarnya.

Ia menambahkan, terkait detail prakiraan angin memang bukan diamati di stasiun Geofisika Kepahiang, melainkan di Stasiun Meteorologi Fatmawati Bengkulu.

“Kita juga mengamati, tapi tidak spesifik. Bisa jadi saat kami pantau, saat kecepatan  angin berada di kisaran 8 knot. Untuk hari ini (Senin) kecepatan angin 8 knot,” jelasnya.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.