Dikunjungi Keponakan, Pria Paru Baya Didapati Sudah Meninggal di dalam Rumah

Februari 7, 2017
Berita Utama Peristiwa 0   454 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Jasad warga Jalan Cinta Damai Gang Merpati 3 Kelurahan Padang Lekat Kecamatan Kepahiang bernama Suparman ditemukan dalam keadaan tak lagi bernyawa di dalam rumahnya pada Selasa (7/2/2017) sekira pukul 15.30 WIB. Saat ditemukan, mayat itu sudah menimbulkan aroma tak sedap. Diperkirakan, pria paru baya yang usianya berkisar 59 hingga 62 tahun itu sudah meninggal lebih dari dua hari.

Tetangga Suparman yang juga anggota Polres Kepahiang Brigpol Yoga Indra Lesmana mengatakan penemuan mayat itu diketahui saat ada keponakannya,  yang berkunjung. Keponakan almarhum itu mendapati sepeda motor dan sandal almarhum berada di dalam rumah dan lampu teras masih menyala.

Visum

Tim medis RSUD Kepahiang saat melakukan visum terhadap jenazah | Foto: Koko/PROGRES KEPAHIANG

“Ada keponakannya yang datang, dia lihat motor masih di dalam, lampu teras nyala. Kondisi itu mereka nilai tak biasa, karena biasanya motor masih di luar kalau sore seperti itu,” ungkap Yoga.

Setelah itu, lanju Yoga, keponakannya meminta bantuan tetangga lainnya untuk masuk ke rumah pamannya itu lewat pintu belakang. Setelah berhasil masuk ke dalam rumah keponakan almarhum mendapati pamannya dalam keadaan tertelungkup dan kondisinya sudah membengkak.

“Mendapati kondisi itu, dia langsung lapor RT dan lapor ke Kepolisian. Kemudian, tim identifikasi datang sama tim medis RSUD untuk memastikan kondisi jenazah. Jenazahnya pun kemudian dibawa ke RSUD untuk divisum,” terangnya.

Setelah berhasil masuk kedalam rumah, maka ditemukan mayat korban dalam posisi telukup di kamar depan. Selain itu bau aroma menyengat sudah menyebar. Kondisi mayat sudah bengkak dan muka mengeluarkan darah. Dari sanalah diketahui jika almarhum sudah meninggal dunia.

“Seketika, warga memberitahukan perhal itu ke Ketua RT dan melapor ke pihak kepolisian. Lalu bersama dengan tim medis mengecak ke TKP guna memastikan kondisi almarhum, sebelum kemudian mayat di bawa ke RSUD Kepahiang untuk di autopsi,” kata Yoga

Menurut Yoga, ia masih melihat almarhum beraktifitas pada hari Minggu (5/2/2017).

“Terakhir saya lihat hari Minggu masih beraktifitas, karena saya juga salah satu tetangganya,” ungkap Yoga.

Berdasarkan rekam medis RSUD Kepahiang, almarhum mengidap sakit jantung dan sering melakukan pemeriksaan di RSUD. Selain itu, berdasarkan visum tak ditemui tanda-tanda kekerasan.(koe)

Iklan: ayo ke kepahiang provinsi bengkulu



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.