Nyebur ke Kolam, Begini Kronologis Pikap yang Hilang Kendali

Progres Kepahiang
Satlantas polres
Anggota Satlantas Polres Kepahiang memperlihatkan mobil pikap yang nyebur ke kolam di Tebat Monok (Foto: Satlantas Polres Kepahiang/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Mobil jenis pikap merek Grandmax bernomor polisi BD 9039 AP masuk ke kolam di Desa Tebat Monok pada sekira pukul 15.30 WIB, Senin (27/06/2022).

Kasat Lantas Polres Kepahiang Iptu Dendi Putra menuturkan, kronologis kejadian bermula saat mobil yang dikendarai pelajar berinisial Fb (16 Tahun) melaju dari arah Bengkulu menuju arah Kepahiang. Tiba di Tebat Monok, pengendara hilang kendali hingga mobil melaju masuk ke dalam kolam.

“Tidak ada korban jiwa, hanya si pengendara mengalami luka ringan. Untuk kerugian materil diperkirakan sekira Rp 5 Juta,” ucap Dendi.

Laka tunggal
Mobil pikap warna hitam tercebur ke kolam di Tebat Monok. Tampak warga sedang mencoba mengevakuasi kendaraan tersebut (Foto: Istimewa/PROGRES.ID)

Dendi mengimbau, agar anak yang belum memiliki SIM atau masih di bawah umur untuk tidak diperkenankan mengendarai kendaraan di jalan umum. Selain itu, melihat dan cek kondisi kendaraan sebelum bepergian sangat disarankan.

“Sebelum berkendara, pastikan kendaraan kita dalam kondisi baik. Kemudian, anak di bawah umur sebaiknya tidak mengendarai kendaraan di jalan umum terlebih dahulu,” imbaunya.(koe)

Baca berita dan artikel lainnya di Google News

sukseskan anbk smp



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.