Terbaring Sakit, Amron Tak Terselamatkan Saat Kebakaran di Desa Taba Saling

Juli 31, 2021
Berita Utama Peristiwa 1   520 views 0
Korban kebakaran

Petugas Kepolisian dan Damkar dibantu warga mengevakuasi korban kebakaran yang telah hangus terbakar (Foto: Istimewa/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID –  Kebakaran yang melanda dua unit rumah di Desa Taba Saling Kecamatan Tebat Karai pada Sabtu sore (31/07/2021) menelan korban jiwa. Ini diketahui setelah petugas pemadam kebakaran (Damkar) dibantu warga sekitar berhasil memadamkan api di rumah milik Yaman (50 Tahun) dan Rahimah (50 Tahun).

Korban jiwa adalah Amron (60 Tahun), warga Desa Taba Sating Kecamatan Tebat Karai. Ia merupakan kakak ipar Yaman yang tinggal di rumah keluarga tersebut. Amron meninggal dunia diduga karena tak mampu menyelamatkan diri saat api membesar. Ia masih terbaring sakit di kamar bagian belakang hingga api pun melahap seluruh tubuhnya.

Berdasarkan laporan situasi Polsek Tebat Karai, kebakaran itu melanda dua unit rumah. Rumah pertama adalah milik Hendra (30 Tahun) hanya terbakar di bagian dapur. Sedangkan rumah kedua, yakni rumah milik Yaman habis luluh lantak diamuk ‘si jago merah’.

Korban yang sudah ditemukan terbakar pu akhirnya dibawa ke RSUD Kepahiang untuk divisum. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 70 juta.(red)

Jaga Cagar Budaya



One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.