KPU: Kebiasaan Warga Cek Nama di DPT Beberapa Hari Jelang Pemilu Harus Diubah

Mei 7, 2019
Featured Politik 0   277 views 0
KPU Kepahiang

Konferensi pers KPU dan Bawaslu Kabupaten Kepahiang di aula Sekretariat KPU Kepahiang (Foto: Amin/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Kebiasaan warga yang baru mengecek namanya tercantum atau tidak di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) beberapa hari menjelang pemungutan suara, seharusnya tidak terjadi lagi. Pasalnya, sejak jauh-jauh hari, KPU telah mengingatkan kepada warga agar melihat namanya terdaftar atau tidak via baliho, spanduk, iklan di media cetak dan elektronik.

“Kebiasaan menyalahkan penyelenggara seharusnya tidak terjadi. Sosialisasi yang dilakukan KPU sudah sangat banyak, DPT kita tempel di papan pengumuman balai desa, masjid, baliho juga di media cetak dan elektronik. Tapi, mereka tidak cek, pas beberapa hari mau pemungutan suara mulai ribut, namanya tidak ada dan sebagainya,” kata Ketua KPU Kabupaten Kepahiang Mirzan Pranoto Hidayat dalam konferensi pers di aula KPU Kepahiang, Selasa (07/05/2019).

Mirzan menjelaskan, KPU Kepahiang sudah mengolah data pemilih sejak Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) yang diberikan Dirjen Dukcapil Kemendagri.

  • Baca: Ini Prediksi 25 Caleg yang Berpeluang Ditetapkan Jadi Caleg Terpilih Oleh KPU Kepahiang

“Data itu kita sinkronkan dengan data Pilkada 2015 dan kita verifikasi ulang melalui Pantarlih. Mereka yang di lapangan ini sudah bekerja luar biasa melakukan verifikasi data. Kedepan, kita berharap masyarakat lebih proaktif soal data ini, jika belum terdata, melapor ke PPS terkait,” jelasnya.

Mirzan mengakui, kesalahan input (human error) oleh petugas di KPU pasti ada, namun jumlahnya pasti sangat sedikit.

“Betul, ada mungkin satu atau dua orang tidak masuk, karena kesalahan petugas saat menginput. Salah yang satu atau dua ini kemudian yang viral, yang ratusan ribuan masuk tidak diapresiasi,” sesalnya.

Ia mengatakan, kesalahan sekecil apa pun pada pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Kepahiang akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan Pemilu Kada 2020 atau Pemilu-Pemilu selanjutnya.

“Ini akan jadi evaluasi agar penyelenggaraan Pemilu kedepan semakin baik,” sampainya.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.