PPS Desa Sulit Boleh Angkat Anggota KPPS yang Cuma Bisa Baca Tulis, Jika…

Februari 19, 2019
Birokrasi Politik 0   488 views 0
Supran Efendi kpu kepahiang

Komisioner KPU Kepahiang Supran Efendi didampingi Komisioner KPU lainnyaIkrok dan Sekretaris KPU Alyan Sari memberikan materi raker kepada jurnalis Kepahiang (Foto: Amin/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Komisioner KPU Kepahiang Supran Efendi mengemukakan, Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang berada di desa kategori sulit dan jauh diperkenankan mengangkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang hanya bisa baca tulis. Namun, itu adalah aleternatif terakhir jika tidak lagi ada kandidat tamatan minimal SMA sederajat dan telah diumumkan hingga dua kali.

“Untuk kawasan sulit, SK KPU Nomor 21 memperbolehkan PPS mengangkat KPPS yang tidak tamat SMA sederajat, yang penting bisa baca tulis. Tapi sebelum itu harus diumumkan dua kali tidak juga ada yang sesuai syarat memenuhi kriteria,” ujar Supran saat rapat kerja (raker) bersama jurnalis di aula KPU Kepahiang, Selasa (19/02/2019).

Supran menegaskan, KPPS yang mendaftar tidak pernah menjabat dua kali di jabatan yang sama pada dua kali pemilu.

“Ikatan keluarga tidak diperkenankan, misalnya istri dari anggota PPS disuruh daftar, itu tidak bisa. Jika memang tidak ada lagi yang bisa jadi KPPS di desa itu, maka PPS bisa minta ke desa lain, jika tidak bisa juga, bisa minta ke lembaga pendidikan. Ini juga sebagai proteksi agar tidak dengan mudah orang bisa jadi bagian penyelenggara tanpa integritas yang jelas,” terang Supran.

Ia menuturkan, perekrutan KPPS untuk Pemilu 2019 oleh PPS akan dimulai pada akhir Februari 2019 ini dan PPS akan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa/Kelurahan masing-masing.(pid)

Publikasi BKD Kepahiang Bayar PBB



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.