Gencar Vaksinasi Covid-19, Sehari Bertambah 2.580 Suntikan

Progres Kepahiang
vaksinasi di Kejari Kepahiang
Seorang warga tampak mengikuti vaksinasi di Kejari Kepahiang (Foto: Dok. Kejari/PROGRES.ID)
vaksinasi di Kejari Kepahiang
Seorang warga tampak mengikuti vaksinasi di Kejari Kepahiang (Foto: Dok. Kejari/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Jumlah warga yang sudah mengikuti vaksinasi covid-19 di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu mencapai 53.705 suntikan vaksin hingga Kamis (04/11/2021). Sebelumnya, data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kepahiang pada Rabu (03/11/2021) menunjukkan angka suntikan vaksin covid-19 berjumlah total 51.125 suntikan atau orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepahiang Tajri Fauzan menuturkan, pertambahan jumlah orang yang mengikuti vaksinasi harus diapresiasi, karena mendukung Kepahiang menuju kekebalan komunal (herd immunity).

“Kamis ini bertambah menjadi 53.705 suntikan/orang. Data ini belum keseluruhan, yang kami publish adalah data yang sudah masuk PCare,” ungkap Tajri.

Adapun rincian dari 53.705 warga yang sudah menjalani vaksinasi tersebut yakni, 36.620 orang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama. Sebanyak 16.668 orang sudah menjalani vaksinasi dosis kedua. Sedangkan dosis ketiga baru dilakukan oleh tenaga kesehatan, yakni sebanyak 417 orang.

Tajri berujar, untuk mengejar target vaksinasi yang saat ini baru mencapai 22,74 persen, diharapkan banyak instansi mendukung dengan menyediakan tempat.

“Sekarang sudah banyak lokasi, tak hanya di Puskesmas, namun di balai-balai desa bekerjasama dengan Pemdes akan kita lakukan vaksinasi juga,” ungkapnya.

Tajri berharap, masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi tetap menjalankan protokol kesehatan dengan senantiasa memakai masker di tempat aktivitas.

“Pakai masker, cuci tangan pakai sabun harus selalu dilakukan meski sudah vaksinasi. Kita berharap dengan masyarakat sadar vaksinasi dan prokes terjaga, gelombang ketiga covid-19 tidak akan terjadi di Kepahiang maupun di negara kita tercinta ini,” pungkas Tajri.

 

Penulis: Mukhtar Amin