Kepahiang Sudah Lalui Puncak Covid-19

September 23, 2021
Covid-19 0   232 views 0
Tajri Fauzan

Kadinkes Kepahiang H. Tajri Fauzan, S.KM, M.Kes saat memberikan penjelasan terkait DBD dan Covid-19 kepada jurnalis di ruang kerjanya (Foto: Amin/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Juru bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu Tajri Fauzan menuturkan, Kabupaten Kepahiang sudah melalui puncak covid-19. Saat ini kondisi penularan covid-19 di Kepahiang sudah melandai. Ia menyebut, puncak covid-19 terjadi pada Agustus 2021.

“Melihat data perkembangan covid-19 di Kepahiang, dapat kita lihat bahwa bulan Juli dan Agustus 2021 adalah puncak covid. Agustus 2021 terdapat kasus terbanyak, yaitu sebanyak 605 kasus. Sebelumnya, pada Juli 2021, kasus covid-19 mencapai 486 kasus,” ungkap Tajri, Kamis (23/09/2021).

Ia berujar, saat ini Kepahiang sudah berada di zona kuning dan level PPKM 2. Menurutnya, hal tersebut sudah menunjukkan pertanda baik bahwa Kepahiang akan keluar pandemi.

“Mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir, aktivitas bisa kembali normal lagi seperti sebelum pandemi ini terjadi,” ungkap Tajri.

Ia mengungkapkan, kasus covid-19 yang terjadi pada September 2021 ini, sangat turun drastis dibanding Juli dan Agustus 2021, yakni 17 kasus per 23 September 2021.

“Hingga hari ini baru 17 kasus terjadi. Tapi, hari ini ada penambahan pasien meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus kematian akibat covid-19 sebanyak 51 orang dari 1.997 kasus,” terang Tajri.

Sebelum pandemi dinyatakan berakhir, lanjutnya, masyarakat tetap diimbau selalu menerapkan protokol kesehatan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan membiasakan cuci tangan dengan sabun di air mengalir.

“Pandemi ini belum dinyatakan berakhir, untuk itu prokes 3M harus selalu diterapkan, juga datanglah ke faskes terdekat untuk ikut vaksinasi. Jangan sampai kasus ini kembali merebak karena kita semua abai prokes dan tidak vaksinasi,” pungkasnya.

Pewarta: Mukhtar Amin

Iklan: ayo ke kepahiang provinsi bengkulu



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.