Melihat Situasi Covid-19 Kepahiang Usai Lalui Kasus Corona

September 30, 2021
Covid-19 0   210 views 0
Tajri Fauzan

Kadinkes Kepahiang H. Tajri Fauzan, S.KM, M.Kes saat memberikan penjelasan terkait DBD dan Covid-19 kepada jurnalis di ruang kerjanya (Foto: Amin/PROGRES.ID)

Data berisi angka-angka pertambahan jumlah orang positif covid-19, kematian, dan kesembuhan dari covid-19 sudah menjadi makanan sehari-hari bagi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, Tajri Fauzan.  Data yang diperbarui setiap hari itu selalu ia bagikan kepada jurnalis dan juga Humas Pemkab Kepahiang.

Sejak vaksin CoronaVac produksi Sinovac resmi mendapat restu penggunaan darurat dari BPOM, dan vaksin tiba di Kepahiang, datanya bertambah lagi, yakni data jumlah warga yang telah mengikuti vaksinasi covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Kepahiang ini mengaku harus konsisten memberikan edukasi tentang covid-19 kepada masyarakat, hingga pandemi dinyatakan usai. Terutama edukasi tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak.

Sejak September 2021, ia sedikit sumringah, karena jumlah orang yang terjangkit covid-19 terus menurun. Bahkan Kabupaten Kepahiang berhasil keluar dari zona orange yang hampir satu tahun disandang.

“Alhamdulillah, sudah menurun jika kita bandingkan pada bulan Juli dan Agustus lalu,” ucapnya, Rabu (29/09/2021) di ruang kerjanya.

Tajri optimis ada angin segar bagi Kepahiang dan umumnya bagi Indonesia tercinta untuk keluar dari pandemi covid-19. Ia menuturkan, sejak pandemi covid-19 berlangsung mulai Maret 2020 atau pada April 2020 di Kabupaten Kepahiang, perkembangan kasusnya fluktuatif dan ia menyebut Kepahiang telah melalui puncak covid-19.

“Meski kasus covid-19 ini sudah terlihat menurun drastis dalam grafis, namun kasus covid-19 di Kepahiang akhirnya menyentuh angka 2.002 kasus, orang yang terjangkit masih ada, namun menurun,” imbuh Tajri.

Ia berujar, sepanjang September 2021 hanya terjadi 22 kasus positif covid-19 (Hingga tanggal 29 September 2021).

“Sangat jauh sekali jika dibanding dengan bulan Agustus yang mencapai 605 kasus positif,” ujarnya.

Hal yang cukup menggembirakan lagi, imbuhnya, adalah keluarnya Kabupaten Kepahiang dari PPKM level 3. Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat tidak meninggalkan protokol kesehatan.

“Kepahiang juga sudah berstatus PPKM level 2. Ini tentunya sangat bagus dan kita berharap keadaannya semakin baik dan kondusif. Membaiknya kondisi ini, jangan dilalaikan dengan tidak menaati prokes 3M. Jadi selalu pakai masker, cuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, itu harus diterapkan sampai pandemi ini dinyatakan selesai nanti,” sampainya.

oleh: Mukhtar Amin

Iklan: ayo ke kepahiang provinsi bengkulu



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.