RAPBD 2022 Masih Prioritaskan Bangun Infrastruktur, PEN dan Penanganan Covid-19

November 16, 2021
Berita Utama Covid-19 0   222 views 0
rapat banggar dprd dengan tapd kepahiang

Wakil Ketua I DPRD Kepahiang Andrian Defandra, SE, M.Si memimpin rapat Banggar DPRD dengan TAPD Kepahiang pada Selasa (16/11/2021) (Foto: Dok Humas DPRD Kepahiang/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu Andrian Defandra mengungkapkan, Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah melakukan finalisasi pembahasan Rancangan Perda APBD tahun 2022.

Ia mengatakan, RAPBD 2022 akan memprioritaskan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan penanganan Covid-19 serta pembangunan infrastruktur yang bersumber dari rencana pinjaman daerah.

“Kita telah menekan defisit menjadi nol, walaupun konsekuensinya seluruh anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus dipangkas. Fokus RAPBD 2022 masih soal penanganan Covid-19 dan tentunya PEN. Kemudian juga pembangunan infrastruktur akan dilanjutnya dengan dana pinjaman daerah,” ujar Andrian usai memimpin rapat Banggar dan TAPD, Selasa (16/11/2021).

Untuk diketahui, saat ini Kabupaten Kepahiang berada pada status level III karena masih rendahnya vaksinasi covid-19. Meski demikian, tidak lagi tercatat adanya kasus covid-19. Pemkab Kepahiang menilai masih perlu anggaran penanganan covid-19 untuk kampanye vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan 3M untuk menghindari gelombang ketiga covid-19.

“Penanganan covid-19 masih tetap akan menjadi prioritas, selain infrastruktur,” sampainya.

Ia menyebut rencana pinjaman daerah ke Bank Bengkulu sudah dimasukkan dalam proyeksi RAPBD 2022 sebesar Rp 100 Miliar dan akan disepakati pada sidang paripurna pada 30 November 2021.

“Hasil rapat ini nanti akan sama-sama kita sepakati DPRD bersama Bupati pada rapat paripurna 30 November mendatang,” sebutnya.

Sementara itu, koordinator TAPD Pemkab Kepahiang yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Kepahiang Hartono mengharapkan agar setiap OPD dapat memaksimalkan anggaran yang terbatas pada struktur APBD Kabupaten Kepahiang tahun 2022.

“Harapan kita kepada OPD, dengan keterbatasan anggaran yang ada harus tetap dimaksimalkan dan penggunaannya harus tepat, sehingga anggaran yang terbatas itu dapat berguna untuk kemajuan Kabupaten Kepahiang,” ucap Hartono.

 

Pewarta: Mukhtar Amin

Iklan: ayo ke kepahiang provinsi bengkulu



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.