Sulitnya Ubah Perilaku Masyarakat Taat Prokes

Oktober 25, 2021
Covid-19 0   202 views 0

Oleh Mukhtar Amin

Ilustrasi Virus corona

Ilustrasi: Istimewa/PROGRES.ID

“Beruntung ada vaksin dan sudah banyak, sehingga sudah ada efek kekebalan komunal di masyarakat Kepahiang,” demikian diungkapkan Tajri Fauzan, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepahiang, Senin (25/10/2021) menyikapi rendahnya kesadaran masyarakat Kepahiang terkait Prokes 3M.

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepahiang, lanjutnya, memang tak pernah jenuh mengimbau masyarakat menerapkan prokes 3M. Namun, terkadang imbauan itu seperti tak digubris.

Menurutnya, program vaksinasi sangat membantu menekan penularan covid-19 di Kabupaten Kepahiang.  Buktinya, Kepahiang mampu keluar dari PPKM Level III dan sekarang berstatus PPKM level II.

“Meski kesadaran masyarakat menerapkan prokes 3M itu kurang, namun data membuktikan kasus penularan kian menurun. Bisa jadi ini efek sudah banyaknya warga yang divaksin. Namun, ini perkiraan saja, karena belum ada penelitiannya,” sambung Kepala Dinas Kesehatan Kepahiang ini.

Tajri menuturkan, masyarakat harus paham jika penerapan protokol kesehatan adalah untuk kesehatan dirinya sendiri dan juga untuk menekan penularan covid-19.

“Andai saja vaksin belum ditemukan dan kian hari masyarakat kian jenuh dengan prokes, maka akan banyak orang tertular covid-19. Berhubung vaksin dari berbagai merek sudah ada, maka penularannya sudah sangat menurun,” ia menambahkan.

Tajri mengaku, Satgas Covid-19 Kepahiang tak akan pernah jenuh memberikan pemahaman tentang pentingnya protokol kesehatan.

“Kami tak akan jenuh terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat untuk memberikan pemahaman agar masyarakat semakin patuh dengan protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas di masa pandemi Covid-19 saat ini.”

 

Iklan: ayo ke kepahiang provinsi bengkulu



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.