Harga Token Listrik Terbaru Berlaku Akhir Januari 2026, Ini Rincian Tarif dan Simulasi kWh

icon situs berita progres
Tarif Listrik PLN Februari 2026/istimewa

Simulasi Beli Token Listrik Rp 50 Ribu dan Rp 100 Ribu

Besaran kWh yang diterima pelanggan tidak sama dengan nilai nominal token karena adanya potongan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) daerah sesuai kebijakan pemerintah setempat.

Sebagai contoh, berikut simulasi untuk pelanggan rumah tangga non-subsidi di DKI Jakarta:

Tarif PPJ Jakarta

  • Hingga 2.200 VA: 2,4%
  • 3.500–5.500 VA: 3%
  • Di atas 6.600 VA: 4%

Rumus Perhitungan:

(Nominal token – PPJ) ÷ tarif listrik = jumlah kWh

Token Listrik Rp 50.000

  • 900 VA: sekitar 36,09 kWh
  • 1.300–2.200 VA: sekitar 33,78 kWh
  • 3.500–5.500 VA: sekitar 28,54 kWh
  • ≥ 6.600 VA: sekitar 28,24 kWh

Token Listrik Rp 100.000

  • 900 VA: sekitar 72,19 kWh
  • 1.300–2.200 VA: sekitar 67,56 kWh
  • 3.500–5.500 VA: sekitar 57,07 kWh
  • ≥ 6.600 VA: sekitar 56,49 kWh

Pelanggan disarankan untuk memperhatikan golongan tarif dan kebijakan PPJ daerah masing-masing sebelum membeli token listrik.

Dengan memahami struktur tarif dan simulasi kWh, masyarakat dapat mengelola konsumsi listrik secara lebih efisien dan terukur.

Kebijakan tarif listrik ini diharapkan tetap menjaga stabilitas ekonomi, sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan energi nasional di awal tahun 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *